Teknologi Penanganan Uang Tunai Mutlak Diperlukan - Uang Tunai Jadi Pilihan

Uang tunai masih menjadi pilihan utama alat pembayaran di masyarakat selain sistem pembayaran metode modern yang kini berkembang pesat seperti kartu debit, kartu kredit, maupun e-money. Berdasarkan laporan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang 2012 dari Bank Indonesia, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup tinggi pada tahun 2012 (6,23%) dan laju inflasi terkendali pada tingkat rendah (4,3%), jumlah uang kartal yang diedarkan (UYD) mengalami peningkatan.

Pada tahun 2012, rata-rata UYD adalah sebanyak Rp439,72 triliun atau naik 17,9% dari tahun sebelumnya. Rasio UYD terhadap konsumsi masyarakat mencapai 33,64%, lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 31,97%. Perkembangan rasio UYD serta laju pertumbuhan UYD ysng cukup tinggi dari tahun ke tahunmengindikasikan peranan penting uangkartal sebagai alat pembayaran tunai, yang tetap menjadi pilihan mayoritas masyarakat.

Besarnya jumlah uang kartal yang beredar, terutama sebagai alat pembayaran tunai, membutuhkan penanganan yang menjamin efisiensi dan keamanan uang yang beredar dalam transaksi keuangan. Di bisnis retail, perusahaan Cash in Transit (CIT), dan bank terdapat beberapa isu terkait penanganan uang tunai seperti perbedaan jumlah uang yang diterima dan penghitungan terakhir, inefisiensi rute dan waktu, maraknya uang palsu, dan resiko perampokan.

Dari data Centre for Retail Research 2011, proses administrasi rekap penghasilan di bisnis retail dapat memakan waktu 6-8 jam per hari untuk keseluruhan proses. Padahal jika ditangani dengan benar secara efektif dan efisien, durasi waktu yang digunakan utuk proses tersebut, dapat digunakan oleh pelaku bisnis untuk lebih fokus pada pengembangan bisnis intinya.

Terkait penangan uang tunai, Country Manager Gunnebo Indonesia, Hindra Kurniawan mengatakan, Gunnebo Indonesia memperkenalkan Cash Handling. Sebuah solusi penanganan uang tunai secara terpadu dan sistematis, baik kertas maupun logam, mulai dari penerimaan hingga penyimpanan terakhir di bank yang memungkinkan bisnis tersebut berjalan dengan aman dan lancar.

“Secara global, Gunnebo terdepan di sektor cash handling dengan menangani solusi cash handling bernilai lebih dari EUR 100 miliar setiap tahunnya,” ungkap dia.

Cash Handling merupakan solusi terpadu yang efektif dan efisien dengan menyertakan peranan para staf, penyedia solusi (Gunnebo), perusahaan CIT, dan bank guna untuk emnjamin keamanan penanganan alur uang tunai. Bentuk solusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan tiap pengguna. Solusi Cash Handling terdiri dari empat kategori, yaitu SafeBag, Intelli, SafeCash, dan SafeStore Auto.

“Cash Handling dirancang agar dapat mengurangiresiko perampokan, memudahkan pencatatan uang tunai secara automatis dan langsung terdata di internet maupun bank, serta memungkinkan staf memiliki waktu lebih untuk melayani pelanggan karena berkurangnya pekerjaan administrasi,” ujar Business Area Manager Cash Handling Gunnebo Indonesia, Setiawan Saad.

Related posts