Bank Mayapada Tawarkan Kupon Obligasi 11,5%

NERACA

Jakarta–Tingkatkan modal, PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) senilai Rp700 miliar dengan penawaran kupon sebesar 10,5%-11,5%,”Sepenuhnya obligasi ini akan digunakan sebagai pendukung kredit,” kata Direktur Utama PT Bank Mayapada Internasional Tbk Hariyono Tjahjarijadi, di Jakarta Senin (17/6).

Dia mengungkapkan, pembayaran bunga obligasi ini akan dilakukan setiap tiga bulan. Disebutkan pulan, surat utang yang memiliki tenor tujuh tahun tersebut telah memperoleh peringkat idBBB+ oleh pemeringkat efek Indonesia (Pefindo).

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi dari obligasi ini Victoria Securities Indonesia dan RHB OSK Securities Indonesia dengan wali amanat Bank Mega. Obligasi ini memasuki masa penawaran awal (book building) pada 17-21 Juni 2013, efektif pada 27 Juni, penawaran umum pada 28 Juni-4 Juli dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli.

Selain itu, kata Hariyono, perseroan optimis pertumbuhan kredit tahun ini bisa mencapai 30% atau mencapai Rp16,5 triliun. Meski kondisi saat ini dinilai sedang tidak stabil melihat adanya rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Maka untuk menggenjot target tersebut, lanjutnya, pihaknya akan kembali fokus ke sektor ritel komersial, khususnya perdagangan dengan total portofolio pembiayaan hingga 40%. Sektor ini dianggap sebagai salah satu sektor yang tahan terhadap gejolak, dan terbukti sejak krisis 2008. Saat ini, komposisi portofolio kredit perseroan sendiri tercatat paling besar dari ritel komersial sebesar40%. Sementara untuk korporasi 30%, UKM hampir 20% dan Mikro 10%. (bani)

BERITA TERKAIT

Tridomain Tawarkan Kupon MTN 10,50%

Meskipun masih mengantungi dana segar hasil penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada April 2018 lalu, PT Tridomain…

Gandeng Sucofindo, BTN Tawarkan Bunga Khusus

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggandeng kerjasama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Superintending Company of…

Bank Berdampak Sistemik

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pernah mengumumkan ada 15 bank berpotensi berdampak sistemik pada tahun ini, jumlah itu bertambah dibandingkan periode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

GMF Bukukan Laba Bersih US$ 7,4 Juta

Pada kuartal pertama 2018, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) membukukan pendapatan operasional senilai US$115,9 juta. Perolehan tersebut…

Investor di Bali Targetkan Tumbuh Merata

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Denpasar menyasar pertumbuhan merata jumlah investor saham di Bali untuk mendorong tingkat literasi dan inklusi…

Sepekan Nilai Kapitalisasi Pasar Turun 2,68%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan kemarin mengalami koreksi 2,91% menjadi 5.783,31 poin dari 5.956,83 poin…