Bank Dunia Dukung Revolusi Transparansi Data

NERACA

Jakarta - Bank Dunia mendukung adanya revolusi transparansi data perpajakan dan perdagangan di bidang perekonomian yang dinilai akan dapat membantu pertumbuhan, khususnya di negara-negara berkembang. \"Revolusi transparansi dapat menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan negara-negara,\" kata Direktur Pengelola Bank Dunia, Caroline Anstey, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, pekan lalu.

Menurut Caroline, informasi dan partisipasi dari semua pemangku kepentingan, baik itu pemerintah, LSM, maupun sektor swasta, terhadap revolusi transparansi adalah inti dari efektivitas pembangunan. Untuk itu, Bank Dunia juga telah meluncurkan \"Kemitraan Kontrak Terbuka\" yang akan memastikan keterbukaan dan partisipasi yang efektif di dalam berbagai kontrak publik.

Lembaga keuangan multilateral itu juga mendukung peluncuran situs Indeks Data Perusahaan Terbuka di http://registries.opencorporates.com yang berisi data dari bagaimana negara-negara memberdayakan transparansi informasi mengenai berbagai perusahaan yang terdaftar.

Data dalam situs tersebut juga dinilai bermanfaat sebagai perangkat set data transnasional yang dapat menolong untuk menghambat korupsi serta memperdalam analisis mengenai tingkat daya saing sehingga transparansi diharapkan juga akan bermanfaat bagi perusahaan sektor swasta.

Caroline menegaskan, untuk mengatasi isu kompleks, seperti perdagangan dan perpajakan, maka penting untuk dipastikan bahwa pembangunan di suatu negara akan berlangsung secara terbuka, transparan, dan fokus kepada anggota masyarakat yang paling rentan dan benar-benar membutuhkan manfaat pembangunan. [ardi]

BERITA TERKAIT

XL Donasi Kuota Data Hingga Bangun Jembatan - Ramadan Berbagi Berkah

Memanfaatkan momentum Ramadan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali menggelarprogram sosial bagi masyarakat di berbagai daerah. Awal Mei 2018…

Bank Berdampak Sistemik

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pernah mengumumkan ada 15 bank berpotensi berdampak sistemik pada tahun ini, jumlah itu bertambah dibandingkan periode…

BI Minta Bank Besar Seimbangkan Likudiitas

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) meminta bank-bank bermodal besar untuk lebih memperhatikan arus dan keseimbangan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Keraguan RUU KUP Yang Akan Diselesaikan Tahun Ini

      NERACA   Jakarta - Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo meragukan Rancangan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan…

Pemerintah Jamin Harga Premium dan Solar Tak Naik - Harga Minyak Dunia Naik

  NERACA   Jakarta - Meskipun harga minyak dunia, termasuk harga minyak mentah atau Indonesia Crude Price (ICP) menunjukkan kecenderung…

Sambut Arus Mudik Lebaran, Tarif Tol Diskon 10%

      NERACA   Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Badan Usaha Jalan…