Matahari Tidak Bagikan Dividen

Hasil keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) menyetujui PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) tidak membagikan dividen tahun buku 2012. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Selain itu, RUPS juga menyetujui laba bersih perseroan tahun 2012 sebesar Rp770,9 miliar digunakan antara lain sebesar Rp105,4 miliar untuk dana cadangan wajib. Lalu sisa laba bersih sebesar Rp665,4 miliar untuk laba ditahan perseroan.

Perseroan membukukan laba bersih 2012 naik 65,5% menjadi Rp770,9 miliar. Pendapatan perseroan naik 17,7% menjadi Rp10,9 triliun pada 2012. Selain itu, perseroan juga melaporkan penawaran saham telah selesai dilakukan pada Maret 2013 dengan pelaksanaan opsi over-allotment pada April 2013. Persentase kepemilikan saham publik di Perseroan meningkat dari 1,85% menjadi 47,4%.

RUPS juga menyetujui dan meratifikasi penegasan kembali susunan pemegang saham Perseroan setelah selesainya penawaran saham dan pelaksanaan opsi over-allotment yaitu Asia Color Company sebesar 32,2%, PT Multipolar Tbk sebesar 20,5%, dan masyarakat termasuk pemegang saham baru sebesar 47,4%. Disamping itu, hasil RUPS juga menyetujui perombakan jajaran direksi (bani)

BERITA TERKAIT

Saksi: Penyetoran Modal PLTU Tidak Sesuai Aturan

Saksi: Penyetoran Modal PLTU Tidak Sesuai Aturan NERACA Jakarta - Direktur Utama PT Samantaka Batubara A.M. Rudy Herlambang selaku saksi…

Wakil Ketua DPR - Dana Saksi Dibiayai Negara Hindari Persaingan Tidak Sehat

Fahri Hamzah Wakil Ketua DPR Dana Saksi Dibiayai Negara Hindari Persaingan Tidak Sehat  Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah…

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan

Menteri LHK: PLTA Batangtoru Tidak Ganggu Orangutan NERACA Jakarta – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Batangtoru, Tapanuli Selatan,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…