PT Suparma Tbk Catatkan Penjualan Rp 445 Miliar

NERACA

Surabaya – Produsen kertas PT Suparma Tbk (SPMA) mencatatkan penjualan sepanjang kuartal pertama tahun ini tumbuh 4% atau sebesar Rp 445 miliar dibandingkan priode yang sama tahun lalu. Sementara target penjualan tahun ini tumbuh sebesar 32% atau sebesar Rp 1,4 triliun dibandingkan penjualan tahun 2012. Kenaikan harga jual produk kertas rata-rata sebesar 7,5% menjadi pemicu kenaikan penjualan perseroan.

Direktur Keuangan PT Suparma, Tbk Hendro luhur mengatakan, tahun ini perseroan optimis target penjualan bakal tercapai karena ditopang kenaikan harga jual,”Kita optimis target penjualan tahun ini bisa terealisasi,”katanya di Surabaya akhir pekan kemarin.

Dia juga mengungkapkan, tahun 2012 perseroan membukukan penjualan tumbuh 7,2% atau sebesar Rp1,27 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 1,19 triliun. Dimana pertumbuhan penjualan disebabkan oleh naiknya kuantitas penjualan produk kertas selama tahun 2012 sebesar 6,5% menjadi 180 ribu MT.

Menurutnya, meskipun penjualan bersih perseroan tahun 2012 hanya mengalami pertumbuhan 7,2%, namun laba bersihnya melonjak tajam 20,8% sehingga menyebabkan laba bersih per saham dasar meningkat menjadi Rp 27 per saham. Maka dengan adanya pertumbuhan laba bersih yang signifikan tersebut, perseroan berhasil membukukan EBITDA sebesar Rp 205,3 miliar di tahun 2013 sehingga mampu mendanai rencana kebutuhan belanja modal perseroan dengan menggunakan kas internal atau “self- financing.

Kata Hendro luhur, tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal sebesar US$ 36 juta, dimana US$ 28 juta diantaranya akan digunakan untuk investasi mesin kertas baru guna meningkatkan kapasitas terpasang perseroan sekitar 13% menjadi 214 ribu ton.

Selain itu, mesin baru juga untuk mendukung upaya perseroan dalam meningkatkan kualitas produksi kertas. Sebagai informasi, tahun lalu perseroah berhasil mencatatkan produksi kertas meningkat sebesar 9,7% menjadi sekitar 179,3 ribu ton. Dimana tingkat pemanfaatan kapasitas terpasang (utilisasi) mesin kertas perseroan sepanjang tahun 2012 mencapai 94%. Sedangkan selama caturwulan pertama tahun 2013 utilisasinya mencapai 96% yang setara dengan 60,6 ribu ton.

Sejalan dengan program Go Green dan Global Environmental Issue guna menghasilkan “eco products” dan green products” perseroan meningkatkan pemakaian bahan baku recycle terutama untuk produk tissue. (Shanty)

Related posts