Kobexindo Perkuat Sektor Agro Forestry - Rilis Produk Baru

NERACA

Jakarta – Perusahaan alat berat, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) meluncurkan produk baru “Doosan Excavator DX-220 AF” yang di desain khusus untuk industri Agro-Forestry dengan mengedepankan produktivitas dan durabilitas, “Setelah sukses memasarkan excavator segmen pertambangan kelas 30-50 ton dan menjadi market leader S-500 Class pada tahun 2010 & 2011. Kami memperkenalkan produk baru Doosan Escavator DX220 AF yang disain khusus untuk industri Agro-Forestry,”kata Direktur Utama PT Kobexindo Tbk, Humas Soputro dalam siaran persnya, Kamis (13/6).

Produk tersebut memiliki tingkat efisiensi dan durabilitas yang tinggi sehingga memiliki tingkat produktifitas yang tinggi pula dengan harga kompetitif. Perseroan meyakini produk tersebut akan menjadi pemimpin pasar di kelasnya.

Dia menambahkan, Pekanbaru dipilih menjadi tempat pertama launching excavator segmen Agro-Forestry karena besarnya potensi segmen tersebut. “Sumatera selama ini dikenal sebagai sentra dari industri perkebunan, kehutanan serta minyak bumi dan gas bumi, khususnya perkebunan kelapa sawit,

Menurutnya, Provinsi Riau adalah produsen terbesar untuk perkebunan sawit dengan lahan lebih dari 2 juta ha dan ini merupakan potensi pasar yang sangat besar. Disebutkan, data Bank Indonesia menunjukkan GDP Indonesia tahun 2012 mencapai Rp 8.241 triliun. Dimana, sektor Agro-Forestry berkontribusi sebesar 15% atau Rp 322,8 triliun.

Sebagai informasi, Kobexindo selama ini dikenal sebagai salah satu distributor alat berat pertambangan dengan tonase 30-50 ton. Untuk meningkatkan kinerja penjualan alat berat pertambangan yang memiliki kontribusi sebesar 87% terhadap total penjualan Perseroan. Kobexindo melakukan diversifikasi ke sektor Agribisnis, Forestry dan Konstruksi.

Untuk mendukung penjualan dan pelayanan purna-jual, Perseroan juga didukung oleh 11 kantor cabang, 1 kantor pendukung dan 1 kantor pusat. Dengan demikian cakupan layanan Perseroan dapat menjangkau dari Aceh hingga Papua. (bani)

Related posts