Incar Royalti, Multistrada Gandeng Perusahaan Kazakhstan

NERACA

Jakarta –Kembangkan pasar, produsen ban PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) menggandeng kerjasama dengan perusahaan BUMN asal Kazakhstan. Nantinya, perseroan bakal memberikan sumbangsihnya dalam bidang teknologi kepada Kazakhstan, “Dalam kerjasama ini, kami tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Kami hanya diminta untuk menyumbangkan keahlian dalam bidang teknologi dalam memproduksi ban di negara tersebut. Keuntungannya, yah royalti yang kami dapat dari kerjasama itu,\\\" kata Direktur Multistrada, Utan A. Sadikin di Jakarta, Rabu (12/6).

Disebutkan, perusahaan asal Kazakhstan akan membangun pabrik ban berkapasitas produksi 3 juta unit ban yang akan berdiri diatas lahan seluas 25 hektare (ha). Nilai investasi untuk membangun pabrik ban tersebut diperkirakan sebesar US$ 350 juta.

Kata Uthan, perseroan masih dalam proses negosiasi dalam kerjasama yang akan terjalin, karena masih terndala birokrasi lantaran perusahaan yang akan bekerjasama dengan perseroan tersebut milik BUMN Kazakhstan.

Dia menuturkan, saat ini masih dalam proses finalisasi dan diperkirakan prosesnya akan segera rampung tahun ini juga, “Masih finalisasi. Kami berharap prosesnya kelar tahun ini, dan diperkirakan semester pertama tahun depan (2014) sudah mulai pembangunan pabriknya. Pembangunan pabrik akan menelan waktu selama 3-5 tahunan,”ujarnya.

Realisasi Capex

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) telah merealisasikan dana belanja moda (capex) sebesar US$ 13 juta, dari total dana yang dianggarkan sebesar US$ 20 juta hingga akhir tahun ini.

Vice President Director Multistrada, Sukarman mengatakan, sebagian besar dana capex telah dialokasikan untuk pembelian mesin-mesin produksi guna meningkatkan kapasitas produksi ban perseroan pada tahun ini, “Dana capex saat ini sudah terpakai US$ 13 juta. Rinciannya, untuk investasi anak usaha sebesar US$ 3 juta dan sekitar US$ 10 juta-nya untuk membeli dan perawatan mesin-mesin,”ungkapnya.

Disebutkan, sumber pendanaan capex tahun ini berasal dari hasil kombinasi, yakni penawaran umum terbatas (right issue) sebesar Rp 200 miliar ditambah kas internal perseroan. Dana itu sengaja disiapkan untuk ekspansi bisnis perseroan.

Dia menambahkan, perseroan tahun ini menargetkan adanya peningkatakan produksi bannya baik PRC dan MC. Untuk PRC sendiri, perseroan menargetkan dapat meningkat dibanding tahun sebelumnya dari 6,9 juta unit ban menjadi 8 juta unit ban pada tahun ini. Sedangkan untuk MC ditargetkan akan mencapai 4 juta unit ban dari 3,3 juta unit ban, “Hingga kuartal pertama ini, PRC sudah sebanyak 1,8 juta unit ban, dan MC sebanyak 1,2 juta unit ban. Kami optimis target akan tercapai karena didukung oleh industri ban yang masih tumbuh, dan ekonomi Indonesia yang tetap tumbuh dan tak tergoyahkan,”ujarnya.

Tidak Bagikan Dividen

Selain itu, hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) juga menyetujui tidak membagikan dividen lantaran perseroan masih mencatatkan penurunan laba, “Kami tidak bagi dividen kali ini. Perolehan laba bersih 2012, dialokasikan untuk dana cadangan sebesar US$ 15 ribu dan sisanya sebesar US$ 305 ribu sebagai laba ditahan,\\\" kata Investor Relation PT Multistrada Arah Sarana Tbk Yunita Yunita Xi.

Asal tahu saja, sepanjang tahun 2012, perseroan mencatat penurunan laba bersih hingga 96% dibanding tahun sebelumnya menjadi US$ 320 ribu dari US$ 7 juta. Penurunan yang signifikan tersebut selain karena peningkatan biaya operasional, juga disebabkan oleh perubahan mata uang penyajian daru rupiah menjadi USD. Selain itu, penjualan perseroan pada 2012 juga mengalami penurunan sebesar US$ 5 juta atau 2% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi US$ 321 juta dari US$ 326 juta. (bani)

Related posts