Komitmen SIF Kurangi Angka Kematian Akibat Diare - Sediakan Alat Penjernih Air

Mendapatkan akses berkelanjutan terhadap air minum yang bersih tetap menjadi kebutuhan utama bagi banyak rumah tangga di Indonesia, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Berdasarkan sebuah laporan pada tahun 2011 mengenai pencapaian Millenium Development Goals Indonesia yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, sekitar 58% rumah tangga di Indonesia tidak memiliki akses terhadap air layak minum yang belum terkontaminasi.

Kecendrungan saat ini menunjukkan bahwa angka kematian anak masih menjadi tantangan dan diperlukan lebih banyak upaya untuk mengurangi banyaknya kasus kematian yang terjadi akibat diare, biasanya disebabkan oleh penyakit yang dapat tersebar melalui air. Sekitar 75% dari sekolah yang terletak di daerah pedesaan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kesulitan memperoleh air bersih yang berkualitas dan aman untuk langsung di konsumsi.

Berangkat dari hal tersebut, belum lama ini lebih dari 50 ribu anak usia sekolah dan orang dewasa di lebih dari 100 sekolah dan desa di Lamongan dapat menikmati akses mudah terhadap air minum yang bersih melalui program Water for Life (lamongan) dari Singapore International Foundation (SIF).

\"Air adalah sumber daya yang dibutuhkan oleh semua orang dimanapun dan kapan pun, untuk bertahan hidup. Dan air milik kita semua. Model Water for Life (lamongan)adalah cara sederhana, mudah dan berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan pasokan air mereka dan mengadopsi praktik kesehatan dan kebersihan yang baik,\" ujar Gubernur SIF, Ms Jennifer Lewis.

Proyek ini merupakan pemasangan tahap keempat dari program Water for Life, yang pertama kali diluncurkan oleh SIF di Kamboja pada 2010. Proyek penyediaan air minum bersih ini baru pertama kali diluncurkan di Indonesia. Melalui pemasangan 150 filter air membran selama 3 tahun ke depan, proyek Water for Life (lamongan)dari SIF bertujuan untuk mengurangi timbulnya penyakit yang dapat tersebar melalui air dengan menyediakan akses terhadap air bersih.

Proyek ini juga akan meningkatkan kesadaran akan perlunya menjaga kebersihan dan praktek sanitasi di antara sekolah dan desa yang berpartisipasi melalui program pendidikan masyarakat, dan relawan spedisalis dari Singapura akan memberikan lokakarya pengelolaan sumber daya air untuk pegawai Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya di Lamongan.

\"Dengan penyediaan alat penjernih air dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kelestarian sumber-sumber air, pentingnya air bersih dan pentingnya pola hidup sehat yang disampaikan kepada siswa-siswa diharapkan akan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,\" kata Kepala Biro Administrasi Kerjasama, Setda Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Lili Soleh Wartadipraja.

Water for Life (lamongan)adalah proyek yang diprakarsai dan dikelola oleh SIF, dengan sponsor dari Metro for Children Charity. Proyek ini dilaksanakan dengan bermitra bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan. Pada tahun pertama, program ini berjalan dengan memberikan penggalangan dana publik yang dilakukan oleh Metro for Children Charity didukung oleh Pioneer Junior College.

Proyek ini juga didukung oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur, yang telah mendukung proyek peningkatan kapasitas SIF di propinsi ini sejak 2005. Hal tersebut telah memantu memastikan pertumbuhan berkelanjutan dari program pelatihan bagi masyarakat Indonesia di bidang kesehatan, pendidikan dan ilmu pengetahuan, serta teknologi.

\"Kami berterima kasih atas dukungan dari mitra kami yang memiliki pemahaman yang sama dan kami juga sangat senang dengan dukungan dari sponsor kami yang secara kolektif berbagi harapan dengan kami bahwa proyek ini akan membuat perbedaan yang berarti dalam kehidupan teman-teman kami di Indonesia,\" tutup Jennifer.

Related posts