ABM Investama Raih Kontrak US$ 428 Juta - Kembangkan Lini Bisnis Jasa Konstruksi

NERACA

Jakarta – Perusahaan investasi, PT ABM Investama Tbk (ABMM) melalui anak usahanya PT Cipta Kridatama (CK) menandatangani kontrak senilai US$ 428 juta dengan PT Kaltim Jaya Bara (KJB) untuk lima tahun mendatang. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Presiden Direktur CK Yovie Priadi, kontrak ini termasuk untuk pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal), penyewaan alat berat, dan pembangunan infrastruktur menuju ke lokasi pertambangan, “Kontrak dengan KJB adalah pencapaian yang signifikan bagi CK. Bukan hanya karena nilai kontraknya, namun juga karena sinergi dan prospek pengembangan jangka panjang yang dapat kami tumbuhkan bersama KJB,”ungkapnya.

Lanjutnya, Ciptra Kridatama akan melakukan pengerjaan sejak sebelum proses persiapan penambangan (green field project) termasuk pembangunan hauling road sepanjang 30 kilometer dari lokasi pertambangan ke pelabuhan KJB.

Menurutnya, proyek ini selaras dengan rencana CK di 2013 untuk mulai mengembangkan sayap bisnis tidak hanya sebagai penyedia jasa pertambangan, namun juga penyedia jasa konstruksi. “Kami berharap perluasan bisnis untuk mencakup pekerjaan pembangunan infrastruktur seperti hauling road di KJB ini akan dilihat sebagai nilai tambah yang bisa kami berikan kepada para klien,”paparnya.

Sebagai informasi, KJB memiliki cadangan batubara berkalori 5.600 GAR (sub-bituminuous) dengan perkiraan life of mine lebih dari 10 tahun. KJB sudah memiliki kontrak jangka panjang dengan pembeli (off-taker) sehingga dapat menjamin keberlangsungan produksi hingga penjualan produk KJB, “Dengan pengalaman yang telah dimiliki Cipta Kridatama, didukung oleh tim yang profesional dan fokus kami di bisnis ini, kami yakin dapat menjalani proyek ini dengan baik,” tambah Yovie.

Dia menambahkan, target overburden removal di akhir proyek ini pada 2018 adalah sebesar 151,5 juta BCM. Sementara Direktur KJB Bungai Ongo menuturkan, sinergi yang perseroan kembangkan bersama CK merupakan pilar penting dalam strategi pengembangan operasi tambang KJB, “Kami memilih CK karena reputasi yang kuat di industri jasa pertambangan di tanah air, kemampuan yang teruji, serta komitmennya yang tinggi untuk keberhasilan proyek kami,”jelasnya.

Dirinya menambahkan, perseroan sangat mengapresiasi profesionalitas jajaran manajemen CK selama proses negosiasi dan perancangan rencana dasar pengembangan operasi tambang KJB. Kami yakin nilai-nilai profesionalisme ini akan terus menjiwai sinergi dan keberhasilan kami bersama CK ke depannya.

Sementara Presiden Direktur ABM Investama Andi Djajanegara mengungkapkan, kontrak baru dengan KJB menunjukkan adanya kepercayaan pelaku industri kepada CK, “Penandatanganan ini merupakan langkah yang sangat positif untuk pengembangan bisnis CK di masa yang akan datang. ABM meyakini langkah diversifikasi lini bisnis yang dilakukan CK dapat memperkuat kinerja anak usaha, sekaligus mendukung ABM untuk terus maju di industri energi,”tegasnya. (bani)

Related posts