ALTO Bidik Dana Rights Issue Rp 508,30 Miliar

NERACA

Jakarta –Produsen air mineral, PT Tri Banyan Alto Tbk (ALTO) akan melakukan penawaran umum terbatas I tahun 2013 sebanyak-banyaknya782 juta saham atau 46% dari jumlah saham yang beredar dengan nilai nominal Rp100.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, (11/6). Pelaksanaan penawaran umum terbatas I/rights issue tersebut telah memperhitungkan konversi waran seri I perseroan.

Disebutkan, perseroan menawarkan harga saham rights issue tersebut sekitar Rp650 per saham sehingga target dana yang diraih dari hasil rights issue sekitar Rp508,30 miliar. Adapun setiap pemegang 50 saham Perseroan yang namanya terdaftar dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 19 Juli 2013 berhak atas sebanyak-banyaknya 23 HMETD dengan satu HMETD berhak untuk membeli satu saham baru.

Rencananya, dana hasil rights issue ini akan digunakan untuk pembelian 133.650 saham PT Tirtamas Abadi Berjaya dari PT Tirtamas Anggada. Lalu dana hasil rights issue sekitar 47,6% digunakan untuk memperbaiki struktur permodalan PT Tirtamas Abdi Berjaya, dan sisanya akan digunakan digunakan sebagai tambahan modal kerja.

Perseroan berencana membangun pabrik baru di Cikampek dengan kapasitas 27,36 juta per bulan. Pabrik baru diharapkan beroperasi pada akhir tahun 2014. Apabila ada sisa saham rights issue ini, maka PT Danareksa Sekuritas akan bertindak sebagai pembeli siaga denga harga penawaran setinggi-tingginya sebesar Rp650.

Disampaikan, bila pemegang saham tidak melakukan pelaksanaan rights issue ini maka persentase kepemilikan saham mengalami dilusi maksimum 46%. Sebagai informasi, hingga 2012, perseroan meraih penjualan sebesar Rp233,67 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp129,52 miliar. Laba bersih perseroan mencapai Rp16,16 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp3,24 miliar.

Sementara total liabilitas perseroan naik menjadi Rp135,69 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp100,89 miliar. Aset perseroan mencapai Rp324,62 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp213,20 miliar.

Jadwal pelaksanaan rights issue antara lain efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan pada 9 Juli 2013. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan rights issue pada 9 Juli 2013. Cum rights issue di pasar reguler dan negosiasi pada 16 Juli 2013 dan pasar tunai pada 19 Juli 2013. Sementara itu, pelaksanaan ex rights issue dilakukan di pasar reguler dan negosiasi pada 17 Juli 2013 dan pasar tunai pada 22 Juli 2013. Periode perdagangan rights issue dilakukan pada 23-29 Juli 2013. (bani)

Related posts