Jamsostek Sediakan Layanan di 500 Kantor BRI - Raih Rekor Muri

NERACA

Merak - PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Persero) bersinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk untuk menghadirkan Jamsostek Service Point Office (JSPO) di 500 kantor cabang BRI di 497 kabupaten/kota. Sinergi ini sebagai untuk memudahkan pelayanan bagi para peserta Jamsostek. Menurut Direktur Utama Jamsostek, Elvyn G Massasya, sesuai amanat UU No.24 Tahun 2011 tentang Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS), Jamsostek selaku BPJS Ketenagakerjaan harus memiliki perwakilan di semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia. “Itu sebabnya, Jamsostek kemudian bekerjasama dengan BRI,” kata Elvyn di atas kapal Portlink di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (10/6).

Elvyn menjelaskan, bentuk kerjasama tersebut adalah menggunakan kantor layanan BRI, baik di tingkat Kantor Cabang, Kantor Cabang pembantu, Kantor Kas maupun Kantor Unit BRI. “Pelayanan untuk peserta Jamsostek tersebut antara lain adalah Informasi Program Jamsostek, Pendaftaran Peserta, Pembayaran Iuran maupun pengajuan klaim Jaminan Hari Tua (JHT),” jelas Elvyn. Dengan bertambahnya kantor layanan Jamsostek, imbuh Elvyn, diharapkan kedepan Pengusaha dan peserta Jamsostek lebih mendapatkan kemudahan dalam menggunakan Pelayanan Jamsostek. Elvyn menuturkan, saat ini Jamsostek memiliki 11 Kantor Wilayah, 121 Kantor Cabang dan 53 Kantor cabang Pembantu (KCP) yang tersebar di seluruh provinsi/kabupaten/kota di Indonesia.

Sampai Maret tahun 2013, kepesertaan Jamsostek tercatat 11,3 juta tenaga kerja aktif dan perusahaan aktif tercatat 171.291. Saat ini potensi tenaga kerja di Indonesia sebanyak 105 juta yang terbagi dari pekerja sektor formal sekitar 40 juta dan Pekerja Informal sekitar 60 juta. Dengan demikian Jamsostek baru mengcover pekerja sekitar 30% dari total pekerja sektor formal yang ada. Sebelumnya, Jamsostek juga telah bekerjasama dengan Bank Jabar Banten (BJB) dengan membuka JSPO-BJB sebanyak 12 unit yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan Banten. Kerja sama ini juga tidak menutup kemungkinan kepada bank bank yang lain untuk bisa bekerjasama dengan Jamsostek dalam hal Service Point Office.

Sementara itu, Direktur Investasi Jamsostek, Jeffry Haryadi menyebut, dalam tahun ini Jamsostek akan bersinergi dengan dua bank BUMN. Kedua bank BUMN tersebut adalah Bank BTN dan Bank Mandiri. Peresmian 500 unit JSPO-BRI pada hari ini secara serentak dilakukan, secara simbolis di Pelabuhan Merak, Banten oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Kegiatan ini mendapatkan penganugrahan dari Museum Rekor Dunia - Indonesia (MURI) sebagai katagori pencatatan rekor “Pembukaan Service Point Office serentak dan terbanyak (500 unit)” yang diberikan kepada PT Jamsostek (persero) sebagai pemrakarsa dan Bank BRI beserta PT ASDP sebagai pendukung dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Sebelumnya BRI telah menjalin beberapa kerja sama strategis dengan Jamsostek seperti Penyaluran dan Pemberian Jasa Perbankan, Penyaluran Pinjaman Uang Muka Perumahan Kerjasama Bank (PUMP-KB), Pelayanan Penerimaan Iuran Jamsostek Melalui BRI Virtual Account, dan Penggunaan Jasa Kustodian BRI. “Sinergi ini akan sangat menguntungkan bagi kedua pihak. Bagi Jamsostek dapat memperluas akses kepada peserta yang akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam pelayanan. Sedangkan bagi BRI akan terbuka peluang dalam mengedukasi tenaga kerja sebagai nasabah BRI,” tutup Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali. [kam]

Related posts