Qualcomm Terus Kembangkan Snapdragon

Kebutuhan akan chipset prosesor untuk sebuah smartphone ataupun gadget canggih memang terus meningkat. Pada sebuah acara pameran telekomunikasi di Beijing, Qualcomm mengumumkan bahwa chipset prosesor spesifikasi tinggi mereka yang dinamakan Snapdragon 800 mereka akan didistribusikan pada akhir Mei 2013.

Saat ini chipset Qualcomm seperti Snapdragon 600 ditemukan dalam ponsel berspesifikasi tinggi sepertiSamsungGalaxy S4 dan Xiaomi M2S. Berdasarkan berita yang dilansir dari www.chinadaily.com.cn, Snapdragon 800 diperkirakan akan dipersiapkan untuk perangkatZTE baru.

Dengan memiliki beragam pembaharuan, Qualcomm 800 dapat mencapat clock speed 2.3GHz, dan menangani kualiras grafis tingkat tinggi. Updating chipset Qualcomm Snapdragon 800 dikabarkan sebelum Desember 2013.

Namun seiring menunggu kehadiran Snapdragon 800, produsen SoC (System on Chip) asal Amerika Serikat, Qualcomm, telah mengumumkan chipset terbaru Snapdragon 400 dan 200 yang siap untuk menyasar segmen perangkat entry level.

Berdasarkan informasi yang dilansir Intomobile, disebutkan bahwa chip Snapdragon 400 akan datang dengan dua konfigurasi berbeda, yang pertama hadir dengan dua inti Krait dengan masing-masing inti menjalankan 1.7 GHz dan quad-core ARM Cortex-A7 yang menjalankan 1.4GHz per core-nya. Kedua chipset ini dikatakan bakal menyematkan teknologi terkini dan kemampuan multi-sim, serta support untuk teknologi display Miracast, kamera dengan resolusi hingga di atas 13.5 MP berkempuan merekam video 1080p.

Berbeda dengan Snapdragon 400, chipset Snapdragon 200 hanya menawarkan satu konfigurasi, yakni quad-core ARM Cortex-A5 yang masing-masing inti akan menjalankan 1.4GHz dan akan disertai dengan GPU Adreno 203. Chipset ini selain support untuk kamera di atas 8 MP, juga akan mendukung kinerja perangkat yang hadir dengan fitur playback HD, GPS, dan Multi-SIM.

Melalui dua chipset terbaru Snapdragon 400 dan 200, Qualcomm yang terkenal dengan chip-nya kelas atasnya, kini tampaknya sudah mulai menoleh pandangannya untuk fokus juga pada pasar perangkat menengah dan low-end.

Dengan pasar chipset untuk perangkat segmen menengah ke bawah ini yang begitu apik ‘dimainkan’ oleh Mediatek, sepertinya Qualcomm siap untuk berebut pasar dengan vendor chip asal Cina itu.

Related posts