Mitra Pinasthika Akuisisi 100% Saham FKT

NERACA

Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) telah menyelesaikan pembelian 17% saham FKT senilai Rp 300 miliar. Pembelian ini menjadikan MPMX kuasai 100% saham FKT yang merupakan pemain utama bisnis oli di Indonesia melalui produk merek Federal Oil.

Direktur Keuangan MPMX, Troy Parwata mengatakan, akuisisi ini akan memperkuat bisnis perseroan di bidang otomotif, “Dengan pembelian 17% saham FKT, maka perseroan telah mengakuisisi 100% saham FKT, “katanya dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Selain itu, perseroan juga telah melunasi pembelian saham PT Surya Anugrah Kencana, perusahaan penyewaan kendaraan untuk memperbesar armada dari bisnis sewa kendaraan dibawah MPMRent. “Akuisisi senilai Rp 220 miliar ini menambah armada menjadi 12.012 kendaraan di bulan Juni ini. Kedua aksi korporasi ini menjadi bukti komitmen MPMX untuk semakin memperkuat bisnis perusahaan setelah go public Mei lalu dan meningkatkan nilai pemegang saham,”tegasnya.

Tahun ini , perseroan optimis bisnis akan tetap tumbuh secara signifikan ditengah makin kuatnya daya beli dan membesarnya jumlah kelas menengah di Indonesia. Sementara rencana pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM, lanjutnya pengaruhnya hanya bersifat sementara karena mengingat tingkat daya beli dan fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat.

Oleh karena itu, MPMX akan mampu menghadapi tiap tantangan maupun menangkap tiap peluang secara maksimal, “Kami yakin bisnis MPMX akan tumbuh semakin kuat di tahun-tahun mendatang, “kata Direktur Utama MPMX Tossin Himawan.

Dia juga menuturkan, sepanjang kuartal pertama tahun ini, perseroan berhasil catatkan penjualan tumbuh cukup signifikan. Melalui anak usahanya, PT MPM Mulia mencapai 289.823 unit di wilayah Jawa Timur dan NTT atau meningkat 26% dibandingkan periode sama tahun 2012 sebanyak 230.144 unit.

Kata Tossin Himawan, pertumbuhan penjualan jauh lebih tinggi dari pertumbuhan penjualan motor secara nasional yang hanya naik 2,3%,”Lini bisnis disektor manufaktur otomotif, melalui anak usahanya yaitu PT Federal Karyatama (FKT) mampu membukukan volume penjualan oli sebesar 22 juta liter, tumbuh 11% dibandingkan periode Januari-April 2012 sebesar 20 juta liter,”ujarnya.

Dia menambahkan, peningkatan pendapatan per kapita Indonesia yang telah mencapai US$ 3.562 (Data BPS, 2012) telah menciptakan pasar yang semakin besar di sektor otomotif roda dua dan bisnis turunannya seperti produk oli.

Selain itu, kinerja operasional MPM juga akan semakin solid karena lini bisnis perseroan semakin terintegrasi dengan masuknya sektor usaha rental mobil dan jasa keuangan melalui dua perusahaan multifinance dan asuransi umum. Hal ini akan memperkuat nilai perseroan dan memberikan prospek pertumbuhan yang menarik untuk investor.

Menurutnya, transformasi bisnis yang dilakukan tiga tahun belakangan ini telah menjadikan perseroan sebagai perusahaan konsumer otomotif dengan pertumbuhan bisnis yang cepat dengan pertumbuhan aset naik lebih dari 300% dari Rp 2,5 triliun (2011) menjadi Rp 9 triliun tahun 2012 lalu.

Selain itu, bisnis sewa kendaraan dibawah MPMRent sebagai sampai dengan April 2013 telah mengoperasikan armada sebanyak 10.391 unit, meningkat 56% daripada periode sama 2012 sebanyak 6.644. (Nurul)

Related posts