Raup Dana Segar, Cipaganti Tambah 1.950 Armada - Bidik Dana IPO Rp 400 Miliar

NERACA

Jakarta –Melalui pencatatan saham perdana di pasar modal, PT Cipaganti Citra Graha akan menambah unit kendaraan barunya sebanyak 1.950 unit. Target tersebut diharapkan bisa terealisasi pada tahun ini, “Tambahan kendaraan baru tersebut berupa 500 unit travel, 500 unit rental mobil, 900 unit taksi dan 50 unit bus pariwisata,\" kata Direktur Cipaganti Robertus Setiawan di Jakarta, kemarin.

Disebutkan pula, kalau Cipaganti akan melakukan peremajaan pada 45 unit alat berat perseroan untuk disewakan. Tapi ini tidak menambah jumlah unit yang dimiliki perseroan, “Kami mengharapkan, penambahan kendaraan baru tersebut bisa terpenuhi hingga akhir tahun ini. Namun, penambahan armada ini masih bergantung pada ketersediaan unit dari dealer,\" katanya.

Adapun perseroan juga berencana menambah satu pool, masing-masing di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, untuk persinggahan taksi Cipaganti.”\"Kami akan tambah pool di beberapa kota besar, yang nantinya sebagai persinggahan armada taxi kami,\"ungkapnya.

Sebagai informasi, PT Cipaganti Citra Graha akan melepas 2 miliar lembar sahamnya ke publik atau 40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh melalui pelaksanaan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO). Perseroan menawarkan saham perdananya di kisaran Rp150-Rp220 per lembar saham.

Kata Direktur Utama Cipaganti, Andianto Setiabudi, pihaknya menargetkan dana hasil IPO adalah Rp300 miliar sampai Rp400 miliar, dimana setiap saham memiliki nilai nominal Rp100 per lembar saham, “dalam IPO ini sekitar 93,21% dana hasil IPO akan digunakan untuk mendanai kegiatan investasi dalam bentuk penambahan unit bis pariwisata, pembelian tanah lokasi pool, pembelian tanah lokasi kantor usaha dan renovasi kantor,”ujarnya.

Sisanya, sekitar 6,79% akan digunakan untuk mendanai kebutuhan modal kerja perseroan berupa gaji karyawan, biaya sewa lahan yang akan digunakan untuk pool, pengadaan suku cadang, biaya asuransi dan biaya operasional perusahaan.“Kami menargetkan dapat memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Juni 2013 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan sejak 1-3 Juli 2013,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kali ini Cipaganti menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Kim Eng Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efeknya,” kata Andianto, di Jakarta, Rabu, 5 Juni 201.

Saham perdana Cipaganti rencananya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2013. Cipaganti juga akan melakukan roadshow di Indonesia dan beberapa negara di Asia. Cipaganti adalah perusahaan penyedia jasa transportasi terpadu dan persewaan alat berat di Indonesia. Per 31 Desember 2012, Cipaganti mengoperasikan 1 kantor pusat, 8 kantor cabang, dan 50 kantor usaha yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. (bani)

Related posts