Sharp Gelar Aksi Konservasi Tanaman Anggrek - Dukung Hari Keanekaragaman Hayati 2013

Neberhasilan suatu bangsa dalam menjaga keanekaragaman hayati yang dimilikinya akan memberikan manfaat yang luar biasa dalam kehidupan warganya. Keaneragaman hayati mencakup gen, spesies tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme serta ekosistem dan proses-proses ekologi, dimana bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya.

Namun, beberapa tindakan manusia telah menyebabkan keanekaragaman hayati terancam punah. Bagaimana tidak? Aktifitas seperti penebangan hutan, polusi, eksploitasi spesies secara berlebihan, introduksi spesies eksotik telah mengakibatkan spesies tertentu tersisihkan dan akhirnya menjadi langka dan akan punah secara perlahan.

“Untuk memulihkan kerusakan dan kepunahan yang timbul pada keanekaragaman hayati diperlukan peran serta semua lapisan masyarakat,” kata Kepala Pusat servasi Tumbuhan – Kebun Raya Bogor, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ir. Mustaid.

Belum lama ini, dengan menggunakan momentum peringatan Hari Keanekaragaman Hayati 2013, PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) bekerja sama dengan Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Bogor menyebarkan semangat dan prinsip eco-positive di tengah-tengah masyarakat.

”Saat ini belum banyak yang sadar akan betapa pentingnya keanekaragam hayati untuk menunjang kehidupan manusia dan mahkluk hidup lainnya di bumi, diharapkan dengan kegiatan ini seluruh lapisan masyarakat dapat tergerak untuk melakukan kegiatan konservasi dimulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah mereka sendiri dengan melakukan kegiatan yang paling sederhana,” kata Brand Strategy Group Senior General Manager SEID, Yukihiro Nono.

Mengusung tema “Aksi Nyata Untuk Bumi”, beragam kegiatan untuk menambah pengetahuan dan pelestarian keanekaragaman hayati di lakukan pada kegiatan kali ini, dengan melibatkan para karyawan PT SEID dan anak sekolah umum YPHB Bogor, mereka diajak melakukan kegiatan konservasi tanaman anggrek seperti, pengenalan jenis-jenis anggrek alam indonesia, proses perbanyakan dan pembibitan anggrek species koleksi Kebun Raya Bogor pembuatan lubang biopori dan aksi bersih areal koleksi anggrek Kebun Raya Bogor.

Kebun Raya adalah rumah bagi lebih dari 500 jenis anggrek alam asli Indonesia. Koleksi anggrek alam ini diperoleh melalui eksplorasi botani dari pelosok nusantara. Selain didisplay untuk memperkenalkan kekayaan anggrek nusantara kepada masyarakat umum, koleksi ini diperbanyak sebagai stok plasma nutfah untuk dipergunakan di masa yang akan datang.

Anggrek merupakan salah satu species yang memiliki nilai eksotik dan ekonomis. Sebagai salah satu andalan species Indonesia, anggrek menjadi prioritas konservasi yang mencakup save (penyelamatan), study (penelitian) dan use (pengembangan sehingga menjadi komoditas yang bernilai sosial dan ekonomis). Anggrek Dendrobium kimilsungia adalah salah satu contoh anggrek silangan dari kebun raya Bogor yang menjadi simbol persahabatan dengan Korea, dimana jenis anggrek ini kini dikembangkan menjadi bunga nasional di negara tersebut. Selain itu masih banyak jenis anggrek alam lainnya seperti anggrek hitam dan jenis-jenis anggrek raksasa Gramatophyllum spp yang banyak diburu oleh kolektor dan bernilai tinggi.

“Kami sangat bangga dengan inisiatif dan upaya Sharp dalam membantu perkembangan keanekaragaman hayati di Indonesia. Kami percaya upaya Sharp ini dapat menginspirasi banyak perusahaan lain untuk melakukan kegiatan yang sama. Hal ini menjadi sangat penting karena upaya menjaga kelestarian keanekaragaman hayati menjadi agenda utama yang harus dikerjakan secara berkelanjutan demi kehidupan generasi mendatang,” tutup Ir. Mustaid

Related posts