Buat Taman Bermain Anak Anda di Rumah - Lahan Hijau Berkurang

Taman akan membuat hunian lebih asri, selain itu taman juga bisa dijadikan area bermain untuk si buah hati. Dengan membuat taman di rumah, tentu akan membuat Anda tak perlu kerepotan untuk mengawasi anak-anak beraktivitas.

NERACA

Berkurangnya lahan hijau di perkotaan menyebabkan anak cenderung bermain di dalam rumah, mal, atau bahkan di jalan. Untuk menyiasati hal tersebut, jika Anda memiliki taman di area hunian, tidak ada salahnya menjadikan taman itu sebagai area bermain mini. Dengan demikian, si buah hati dapat memiliki tempat bermain yang menyenangkan, menyegarkan, sekaligus aman.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat taman mini menjadi aman dan menyenangkan bagi anak. Seperti pemilihan tanaman, pemilihan pohon, penataan tempat main, dan luas ruang. Tanaman yang dipilih pun sebaiknya yang tidak berduri dan tidak beracun. Sementara itu, pohon yang dipilih adalah pohon yang dapat memberikan kenyamanan bagi si anak ketika dipanjat.

Misalnya, pohon yang memiliki batang kuat, bukan pohon yang memiliki bentuk indah tapi batangnya mudah rapuh dan patah. Sebab, jika pohon seperti itu yang dipilih, justru bisa membahayakan buah hati Anda ketika dia memanjatnya. Mengenai jenis mainan, bisa disesuaikan dengan luas lahan dan selera anak. Jika taman yang Anda miliki luas, Anda bisa menghadirkan jenis mainan apa pun yang disukainya seperti ayunan, jungkat- jungkit, ataupun perosotan.

Mengenai warna alat main, sebaiknya yang beraneka warna, seperti alat main yang terdapat di sekolah taman kanak-kanak. Karena fungsinya untuk anak-anak, sebaiknya yang penuh warna karena anak-anak tertarik dengan warna-warna yang dapat membangkitkan imajinasi mereka. Untuk peletakan, sebaiknya alat main tersebut, misalnya ayunan, diletakkan dalam radius tertentu yang tidak membahayakan buah hati ketika menggoyangkan ayunannya.

Banyak cara dan mainan yang bisa diterapkan di taman Anda. Kendati lahan luas memberikan banyak ruang bagi anak dan aneka mainan dapat diletakkan di area bermain tersebut, taman dengan ukuran mungil pun bisa menjelma menjadi area bermain yang menyenangkan. Tidak perlu dipaksa menghadirkan alat main karena anak-anak bisa bermain dengan imajinasi sendiri. Jadi,tidak hanya satu bentuk permainan yang bisa dihadirkan karena imajinasi anak-anak mampu membuat jenis mainan biasa menjadi menarik dan disukainya.

Bisa juga dengan menerapkan mainan tradisional yang tak lekang oleh waktu, misalnya permainan petak umpet atau panjat pohon. Unsur bermain lain yang juga bisa menjadi pemanis hunian Anda adalah air karena anak-anak sangat menyukai air. Dengan menghadirkan air pancur atau kolam ikan, anak-anak juga bisa menikmati permainan menyegarkan itu di taman. Kursi taman atau patung yang lucu pun dapat memancing imajinasi anak ketika bermain.

Selain itu, kursi bisa dijadikan tempat bersantai sambil menikmati keindahan taman ataupun kolam. Kembali ke soal standar keamanan, pilihlah material yang aman untuk anak. Buatlah kursi taman yang tidak terlalu besar dan nyaman untuk bermain serta duduk bagi si buah hati. Dengan memperhatikan tingkat keamanan, taman Anda tidak hanya menjadi elemen penunjang estetika dan keasrian fasad rumah, juga sebagai area yang bisa memanjakan si buah hati.

Dalam pembuatan taman bermain anak, tentu terdapat pertimbangan-pertimbangan. Taman bermain anak haruslah menyesuaikan dengan usia anak itu sendiri. Sehingga, jenis-jenis permainan yang ada di taman bermain tersebut cukup aman untuk digunakan si anak. Selain itu, perhatikan lokasi yang akan di jadikan sebagai taman bermain, apakah cukup luas dan aman atau tidak.

Related posts