Matahari Putra Prima Catatkan Laba Rp 63,2 Miliar

Sepanjang kuartal pertama tahun 2013, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencatatkan laba bersih Rp63,2 miliar dan pendapatan bersih mencapai Rp2,6 triliun. Pendapatan tersebut dikontribusi dari Matahari Food Division (MFD). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Disebutkan, pendapatan tersebut sebanyak 90% merupakan kontribusi dari Matahari Food Division yang merupakan hasil dari Hypermart. Kinerja ini tidak dapat dibandingkan langsung dengan kinerja tahun lalu, disebabkan oleh adanya divestasi asset/bisnis non-inti pada akhir 2012 silam.

Kendatipun menjadi kontributor satu-satunya, Matahari Food Division mencetak pendapatan bersih Rp2,6 triliun atau tumbuh 16,3% dari pendapatan bersih tahun lalu sebesar Rp2,3 triliun. Sebagai informasi, sejak peluncuran Hypermart di 2004 silam, MFD berhasil mencetak laju pertumbuhan CAGR sebesar 27,9% yang merupakan kekuatan inti atas pertumbuhan dan prospek Perseroan ke depan.

Sementara itu, Laba Bruto Konsolidasi meningkat 29,4 persen mencapai Rp419,1 miliar dari Rp 323,9 miliar tahun lalu. Laba Usaha juga meningkat 32,2 persen menjadi Rp74,6 miliar dari Rp 56,4 miliar tahun lalu dan EBITDA juga mencapai Rp165 miliar.

Perseroan saat ini mencatat pendapatan bunga-bersih sebesar Rp6,9 miliar di kuartal pertama 2013 dibandingkan dengan beban bunga-bersih sebesar Rp5,6 miliar tahun lalu. Hal tersebut disebabkan oleh beban bunga yang lebih rendah Rp38,3 miliar dibandingkan Rp 62,7 miliar tahun lalu.

Hasil tersebut sejalan dengan rencana Perseroan atas pembayaran hutang dari hasil yang diperoleh dari divestasi non-inti akhir tahun lalu. Hal ini pula yang mendukung perseroan mencapai Laba Sebelum Pajak sebesar Rp81,5 miliar dan laba Bersih Setelah Pajak Komprehensif mencapai Rp63,2 miliar atau Rp12 per saham, meningkat 525,4%. (bani)

Related posts