Ancaman Bank HSBC

Saudara saya memang mendapatkan pinjaman KTA (personal loan) dari Bank HSBC sebesar Rp 8 juta beberapa bulan lalu. Karena pada bulan Juni 2011 baru mengalami keterlambatan bayar cicilan Rp 358.474 untuk bulan berjalan, dan hanya seminggu keterlambatannya. Artinya, sesuai ketentuan BI belum tergolong kolektibilitas 2 (special mention).

Namun, pihak HSBC langsung mengirim SMS ke saudara saya yang berbunyi: "Harapn lakukan pembayaran KTA HSBC anda sebelum 26-06-11 untuk menghindari kunjungan petugas lapangan. Abaikan SMS ini jika telah membayar". Saya jadi bertanya, cara penagihan seperti ini dengan ancaman kunjungan petugas lapangan (debt collector) itu apakah tidak menyalahi aturan Bank Indonesia?

Karena umumnya yang dilakukan oleh pihak bank mendatangi nasabah, adalah jika kolektibilitas masuk golongan 3 (diragukan) dan itu memang dibenarkan. Masa baru terlambat seminggu kok sudah ada ancaman tersebut?

John Kusuma, Jakarta

Email: johnkusuma31@yahoo.com

BERITA TERKAIT

Bank Dunia Minta Pemerintah Dorong Masyarakat Melek Teknologi

    NERACA   Jakarta - Bank Dunia meminta kepada pemerintah Indonesia agar terus mendorong masyarakat untuk melek teknologi (digital…

Bank Jateng Syariah Hibahkan Bus ke Undip

      NERACA   Semarang - Bank Jateng Syariah menghibahkan masing -masing satu unit bus maupun mobil Mitsubishi Pajero…

Bank Muamalat Dukung Silaknas ICMI

    NERACA   Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. ("Bank Muamalat") mendukung pelaksanaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Mewaspadai Bencana Alam

Oleh : Riko Arianto,  Mahasiswa PTN di Semarang Secara geologis letak wilayah Indonesia yang dilalui oleh dua jalur pegunungan muda…

Catatan Positif Penegakan HAM di Indonesia

  Oleh : Muhammad Ridean, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan   Pelanggaran HAM merupakan permasalahan serius di Indonesia, beberapa kasus bahkan harus…

Ketidakpastian Bayangi Ekonomi 2019

Oleh: Sarwani Harap-harap cemas menanti pergantian tahun 2018 ke 2019. Berharap semuanya menjadi lebih baik pada tahun baru nanti. Ekonomi…