Bangun Perumahan, Ancol Investasikan Rp 600 Miliar

NERACA

Jakarta – Menopang pendapatan bisnis di sektor rekreasi dan hiburan, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) terus ekspansi bisnisnya di sektor properti dengan membangun sebuah komplek hunian atau perumahan di atas lahan seluas 3 hektar.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Gatot Setyo Waluyo mengatakan, perseroan sudah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 600 miliar untuk pembangunan peruhaman tersebut di wilayah Ancol Barat Jakarta Utara, “Proyek perumahan ini diberi nama Sea Front dan akan dimulai tahun ini. Diharapkan dua tahun mendatang sudah menikmati hasil penjualan ini, “ujarnya di Jakarta, Kamis (30/5).

Selain itu, perseroan juga terus mengembangkan hunian Coasta Villa Beach Resort Living di atas lahan seluas 27.400 meter persegi dengan nilai investasi sebesar Rp 200 miliar. Dengan dua proyek tersebut, total investasi untuk bisnis properti Ancol mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

Selain itu, perseroan juga akan membangun satu unit hotel berkapasitas 310 kamar dengan nilai investasi mencapai Rp 260 miliar. Proyek yang bernama Ancol Courtyard Marriot Hotel ini akan diperkenalkan ke publik pertengahan tahun depan, “Pembangunan proyek ini lantaran tingginya tingkat kunjungan wisatawan di Taman Impian Jaya Ancol,\" ungkapnya.

Untuk mendukung langkah ekspansi perseroan pada tahun ini, Ancol menyiapkan belanja modal atau capital (capex) sebesar Rp 1,36 triliun yang berasal dari kombinasi kas internal dan eksternal. Disebutkan, sekitar 50% capex atau Rp 550 miliar digunakan untuk memacu proyek properti dan 50% sisanya dialokasikan untuk pengembangan industri rekreasi.\"Tahun ini diharapkan kontribusi dari properti meningkat menjadi 40% dari sebelumnya 25% dan sisanya industri rekreasi,\" ujarnya.

Asal tahu saja, saat ini perseroan juga tengah membangun proyek apartemen dan ruko di wilayah Pademangan, Jakarta Utara dengan nama North Land. Proyek ini bernilai investasi sekitar Rp 300 miliar. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 2 hektare (ha) ini akan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2013.

Selain itu, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJJA) tengah membangun proyek reklamasi atau pulau buatan sebesar 160 hektar yang ditargetkan dapat dilakukan tahun depan. Ini merupakan tahap awal dalam proses reklamasi dengan total luas lahan sekitar 700 hektar.

Tahap awal proyek ini menghabiskan danaRp 500 miliar.Perseroan membagi dananya dengan besaran tahap awal Rp 300 miliar dan tahun kedua Rp 200 miliar. Nantinya reklamasi ini akan menggunakan lumpur yang ada di Jakarta. Rencananya, perseroan akan menyulap lumpur ini menjadi pulau buatan. (bani)

BERITA TERKAIT

Insentif Investasi di Bawah Rp500 Miliar Disiapkan - Kepala BKPM Thomas Lembong

Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan insentif perpajakan bagi investasi skala menengah dan kecil di…

Prodia Anggarkan Capex Hingga Rp 350 Miliar

Danai penambahan gerai baru, tahun ini PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 300 miliar-Rp…

Asuransi Generali Raih Laba Rp61,3 miliar

  NERACA   Jakarta - Generali Indonesia membukukan total premi sebesar Rp 3,2 Triliun dan pertumbuhan premi bruto mencapai 21%…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Bangun Kampung Investor di Bengkulu

Dalam rangka memasyarakatkan pasar modal atau mendorong minat masyarakat berinvestasi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana membangun…

Laba Bersih Acset Indonusa Tumbuh 27,14%

Di kuartal pertama 2018, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencatat kenaikan laba bersih 27,14% menjadai Rp 38,92 miliar dibandingkan priode…

BEI Targetkan 2000 Investor di Sulawesi Utara

Sepanjang tahun ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan sebanyak 2.000 investor.”Kami cukup optimis target investor ini…