ACCA Beri Edukasi Laporan Keuangan Emiten - Standar Internasional

NERACA

Jakarta –Guna meningkatkan edukasi dan penyampaian laporan keuangan yang baik dan benar dengan standar internasional, The Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) kini hadir di Jakarta.

Presiden ACCA, Barry Cooper mengatakan, kehadiran ACCA membuka kantor perwakilan di Jakarta untuk meningkatkan pemahaman dan edukasi tentang laporan keuangan berstandar internasional bagi masyarakat luas, swasta dan pemerintah,”Peran professional keuangan dapat menciptakan ekonomi kuat dan berkelanjutam dan memberikan nilai public,”ujarnya di Jakarta, Kamis (30/5).

Dirinya menilai, saat ini transparansi laporan keuangan emiten atau perusahaan di Indonesia sudah cukup baik. Ke depan diharapkan transparansi laporan keuangan emiten sudah sesuai dengan standar akuntansi International Financial Reporting Standards (IFRS). “Persoalannya adalah tinggal diimplementasinya saja,”tandasnya.

Menurutnya, hal itu sangat penting di Indonesia dan di mata internasional, karena dengan adanya IFRS berarti ada standar tertentu. “Ini sangat baik bagi perusahaan di Indonesia. Tentu dengan pertumbuhan ekonomi di atas 6% tentu saja ACCA mendukung upaya dari Wakil Presiden Boediono,” jelasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Wakil Presiden, Boediono berniat mendorong implementasi standar akuntansi International Financial Reporting Standards sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas dan transparansi laporan keuangan perusahaan di Indonesia.

Asal tahu saja, The Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) merupakan badan internasional untuk akutansi profesional secara resmi beroperasi di Indonesia. Kehadiran ACCA di Indonesia ini menawarkan kualifikasi pilihan yang relevan dengan bisnis bagi siapapun yang berkemampuan dan berambisi untuk mencari karir menjanjikan di bidang akuntansi, keuangan dan manajemen.

Sementara Direktur ACCA Indonesia, Mulyadi Setiakusuma mengatakan, kehadiran ACCA di Indonesia mempersiapkan anggotanya untuk menjadi pemimpin baik, bermartabat di bidang akuntan ataupun di bidang keuangan, “ACCA yang berasal Amerika Serikat ini telah mendukung 154,000 anggotanya dari 432.000 siswanya di 170 negara,”paparnya.

ACCA melalui jaringan 83 kantor dan lebih dari 8.400 appoved empployer di seluruh dunia telah memabntu muridnya tersebut untuk mengembangkan kariri yang sukses di bidang akuntansi dan bisnis dengan keterampilan yang diperlulkan perusahaan.

Dikatakan, walaupun masih baru di Indonesia anggotanya baru 50 orang dengan jumlah murid 200 orang. Dipaparkan ACCA Indonesia telah keberjasama dengan Ikatan Akuntansi Indonesia dan Ikatan Akuntansi Publik.

Selain itu ACCA juga bekerjasama dengan bagai perguruan tinggi di Indonesia seperti Universitas Indonesia, YKPN Yogyakarta, Universitas Bina Nusantara. Serta untuk perusahaan Conoco Philips,”Kami bertekad untuk terus menambah anggota dan murid kami di Indonesia. Kami akan memberikan akses dan kemampuan dan mendukung mereka sepanjang karir mereka di bidang bisnis di Indonesia,”jelasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Perlu Standarisasi Halal Internasional

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Perlu dan tidaknya standarisasi halal internasional sudah lama dibicarakan oleh berbagai pihak, hal…

Allianz Life Dukung Pengembangan Keuangan Syariah

      NERACA   Jakarta - Allianz Indonesia mendukung acara “Islamic Finance in Indonesia” yang diselenggarakan oleh The Asset…

Minim Disiplin Laporan Keuangan - BEI Berikan Sanksi Tegas 18 Emiten “Nakal”

NERACA Jakarta – Mendorong daya saing industri pasar modal tidak hanya sebatas inovasi pelayanan yang lebih efisien, tetapi juga prinsip…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perumnas Terbitkan MTN Rp 300 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN)…

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) setelah sebelumnya…

Indosat Lunasi Obligasi Rp 224,59 Miliar

Meskipun performance kinerja keuangan masih negatif, kondisi tersebut tidak membuat PT Indosat Tbk (ISAT) untuk nunggak bayar obligasi yang jatuh…