Silatnas Raja/Sultan Se-Nusantara Siap Digelar di Kota Bandung

NERACA

Bandung – Silaturahmi Nasional (Silatnas) para Raja/Sultan se Nusantara ke 2 rencana dilaksanakan di Gedung Merdeka Bandung, 25 Juni mendatang. Salah satu rangkaian acara silatnas itu antara l;ain, para peserta akan melakukan peninjauan kegiatan kerajinan yang selama ini dikembangkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar.

“Dalam Silatnas Raja/Sultan yang dijadwalkan 25 sampai 26 Juni itu akan dihadiri 300 orang yang terdiri dari Sultan/Raja, serta putra dan putri Mahkota Sultan dan Raja. Rencana Silatnas akan dibuka oelh Wakil Presiden RI, Boediono,”ujar Pangeran Arif Natadiningrat selaku Ketua Silatnas dari Kesultanan Cirebon pada konferensi perss di Bandung kemarin. Hadir saat itu, Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf.dan Sekjen Silatnas Raja Samo-samo dari Maluku.

Pangeran Arif dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, dalam rangkaian kegiatan Silatnas, akan dilakukan peninjauan atas kegiatan kerajinan yang selama ini telah dikembangkan Dekranasda Jawa Barat.

Dipilihnya kerajinan sebagai prioritas peninjauan, disebabkan sejalan dengan dorongan dari Pemerintah dalam Silatnas ke-1 tahun 2009, dimana pemerintah mendorong berkembangnya ekonomi kreatif.

Kerajinan, dinilai sebagai salah satu produk dari ekonomi kreatif dan menjadi primadona produk non migas asal Jabar. Para Sultan/Raja atas potensi kerajinan akan menyelenggarakan studi banding. Hasil studi banding, selanjutnya akan dibawa dan dikembangkan di daerah masing-masing yang disesuaikan dengan potensi yang ada di daerah bersangkutan.

Pada bagian lain, Wagub Jabar, Dede Yusuf menambahkan melalui silatnas Sultan/Raja diharapkan dapat mendorong rencana kebijakan pemerintah yang akan menerbitkan UU tentang Ketahanan Bangsa.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Herdiwan menambahkan, perhelatan Silatnas Sultan/Raja yang dipusatkan di Kota Bandung, seluruh sarana dan prasarana pariwisata sudah disiapkan. Para Raja/Sultan diharapkan dapat melihat berbagai objek wisata yang potensial di antaranya Tangkuban Parahu dan Ciater.

BERITA TERKAIT

Dinas Kesehatan Kota Bekasi Supaya Proaktif

Mengingat masa berlaku Kartu Sehat (KS) yang dikeluarkan Pemkot Bekasi tercantum hingga Desember 2018, alangkah baiknya Dinas Kesehatan Kota Bekasi…

BAZ Kota Sukabumi Kerjasama Dengan BRI - Walikota Akan Keluarkan Perwal Kewajiban ASN Bayar Zakat Melalui BAZ

BAZ Kota Sukabumi Kerjasama Dengan BRI Walikota Akan Keluarkan Perwal Kewajiban ASN Bayar Zakat Melalui BAZ NERACA Sukabumi - Demi…

Infrastruktur Siap Hadapi Industri 4.0

    NERACA   Jakarta - Sektor infrastruktur nasional bersiap menghadapi Industri 4.0 dengan benar-benar memahami berbagai perkembangan teknologi informasi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Aplikasi Lamikro Diperkenalkan ke UKM Jatim

Aplikasi Lamikro Diperkenalkan ke UKM Jatim NERACA Pamekasan - Perhimpunan Bank Milik Pemerintah Daerah Jawa Timur (Perbamida Jatim) akan lebih…

Chandra Asri Petrochemical Dukung Penerapan Aspal Plastik di Cilegon

Chandra Asri Petrochemical Dukung Penerapan Aspal Plastik di Cilegon NERACA Jakarta – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), perusahaan petrokimia…

Pengamat: Pemkot Sukabumi Perlu Membuat Perda Perkoperasian

Pengamat: Pemkot Sukabumi Perlu Membuat Perda Perkoperasian NERACA Sukabumi - Iklim perkoperasian di Kota Sukabumi belum menunjukan grafik mengembirakan, hal…