Saham SCBD dan BAEK Dalam Pengawasan BEI

Lantaran mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (BAEK) dan saham PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD) dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (29/5).

Kata Kadiv Perdagangan Saham BEI, Andre PJ Toelle, kedua saham tersebut aktivitas perdagangan dan harga sahamnya meningkat atau bergerak di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) dibandingkan sebelumnya.

Dia mengatakan bursa telah meminta konfirmasi kepada manajemen PT Bank Ekonomi Raharja Tbk pada 28 Mei 2013, namun sampai saat ini bursa masih menunggu jawaban konfirmasi dari perseroan.

Selain itu bursa juga telah meminta konfirmasi kepada manajemen PT Danayasa Arthatama Tbk pada 27 Mei 2013, namun sampai saat ini bursa masih menunggu jawaban konfirmasi dari perseroan.

Bursa berharap investor memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa dan mempertimbangkan kembali berbagai kemungkinan yang dapat timbul dikemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. (bani)

BERITA TERKAIT

OJK Jalin Kerjasama dengan Kemendagri dan PPATK - Cegah dan Berantas Pencucian Uang

  NERACA   Jakarta - Guna mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang di Industri Jasa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan…

Lepas 33,07% Saham Ke Publik - Wahana Interfood Bidik Dana IPO Rp 33 Miliar

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnisnya lebih pesat lagi, PT Wahana Interfood Nusantara bakal mencari pendanaan di pasar modal dengan…

Lepas 30% Saham Ke Publik - IPO Pelabuhan Tanjung Priok Pasca Pilpres

NERACA Jakarta – Menyusul anak usahanya yang sudah tercatat di pasar modal, PT Pelindo II berencana membawa kembali anak usahanya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…