Dirut BTN Beli Saham Senilai Rp 134,9 Juta

Guna memperkuat portofolio investasinya di saham, Direktur Utama Bank BTN, Maryono menginvestasikan dananya di perseroan sebesar Rp134,94 juta dengan membeli sebanyak 98.500 lembar saham perseroan atau 197 lot. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (28/5).

Kata Corporate Secretary Bank BTN, Rakhmat Nugroho, transaksi pembelian saham-saham tersebut telah dilakukan Maryono pada 16 Mei 2013 lalu. Adapun transaksi pembelian saham ini merupakan investasi pertama Maryono di perseroan sejak menjabat sebagai Direktur Utama Bank BTN menggantikan Iqbal Latanro pada Desember tahun lalu.

Sebagai informasi, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebanyak 120 ribu unit pada akhir tahun ini. Direktur Keuangan BTN, Saud Pardede pernah bilang, angka tersebut dapat tercapai jika regulasi mempermudah pembangunan KPR. \"Prosepek targetnya meningkat 1200 ribu unit pada tahun ini,\" ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

BTN Genjot Pertumbuhan KPR di Jawa Timur - Dorong Program Sejuta Rumah

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. bakal terus memacu ekpansi bisnis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Provinsi Jawa Timur (Jatim)…

BTN Gandeng Kerjasama Sinergis PT RNI - Pacu Pertumbuhan Kredit Komersil

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencatatkan penyaluran kredit komersial hingga Agustus 2018 mencapai sekitar Rp38,14 triliun. Jumlah tersebut tercatat…

Saham PANI Oversubscribed 14 Kali - Debut Perdana di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Di tengah rapuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan juga terkoreksinya indeks harga saham gabungan (IHSG)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…