HSBC Kerja Sama Exclusive Distribution Agreement

Gandeng Allianz Life Indonesia

Rabu, 29/05/2013

NERACA

Jakarta – Bank HSBC Indonesia menjalin Exclusive Distribution Agreement dengan perusahaan asuransi jiwa Allianz Life Indonesia mulai awal tahun 2013. Kerjasama ini terjalin bukan hanya di Indonesia saja, tapi juga antara kedua perusahaan tersebut di regional Asia Pasifik. “Dalam layanan wealth management, kami menawarkan antara lain produk reksa dana dan asuransi (unit link). Kerjasama kita dengan asuransi Allianz Life Indonesia itu namanya Exclusive Distribution Agreement. Ini level terpenting dari support Allianz terhadap HSBC. Agreement dengan Allianz sebenarnya sudah dimulai beberapa tahun lalu, karena kita memang selektif dan memprioritaskan kerjasama dengan partner yang punya hubungan global dengan kita,” kata Steven Suryana, SVP & Head of Wealth Management Bank HSBC Indonesia, ketika ditemui di Jakarta, Selasa (28/5).

Perjanjian kerjasama tersebut akan dilakukan untuk sepuluh tahun ke depan,. “Jadi untuk asuransi jiwa, ke depannya HSBC akan sepenuhnya menggunakan produk-produk dari Allianz. Produk apa yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Karena ini long term commitment, maka kita dan Allianz akan banyak diskusi untuk memberikan produk-produk yang sesuai untuk nasabah, misalnya asuransi pendidikan, dana pensiun, dan sebagainya,” tuturnya.

Deputy CEO & Country Chief Distribution Allianz Life Indonesia, Handojo G. Kusuma, juga menerangkan bahwa kerjasama ekslusif tersebut memang baru efektif mulai awal tahun ini, walaupun pihaknya sudah bekerja sama dengan Allianz sejak 2008. “Ini bisa dibilang sebagai kerjasama Allianz Life Asia Pasifik dengan HSBC Asia Pasifik. Selain Indonesia, ada tujuh negara lainnya, yaitu Malaysia, Filipina, Brunei, Srilanka, Cina, Taiwan, dan Australia. Kita senang ber-partner dengan HSBC,” terangnya.

Handojo bilang, dengan kerjasama ini yang terpenting adalah bagaimana memasukkan asuransi sebagai bagian penting dalam wealth management. “Di wealth management itu orang mulai dari mengumpulkan kekayaan dan bagaimana membuatnya tambah besar, tapi juga jangan dilupakan bagaimana melindungi kekayaan itu. Dengan exclusive partnership itu membuat kita bisa edukasi nasabah lebih banyak, dan bisa memperluas bagi orang-orang yang belum tahu kebutuhan asuransi itu apa,” ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa pihak Allianz memang nanti akan lebih mendalami kebutuhan nasabah-nasabah HSBC. “Ini untuk mengetahui potensi pengembangan nasabah kami ke depan seperti apa. Lalu bagaimana segmen nasabah premier itu bisa sustainable ke depannya. Sekarang penetrasi asuransi masih sekitar 2% di seluruh Indonesia, walaupun di premi ada pertumbuhan 20%, karena dari tahun ke tahun nasabahnya itu-itu saja. Makanya (kerjasama) dengan SBC akan ada pertumbuhan nasabah baru,” ungkapnya.

Keuntungan dari kerjasama ini, menurutnya, antara lain adalah akan meningkatkan performance perusahaannya dan akan bisa menelaah lebih lanjut apa kebutuhan para nasabah wealth management HSBC. “Kita juga bisa memberikan privileges bagi para nasabah HSBC, dan kita bisa bangun infrastruktur bersama-sama untuk nasabah bisa mengakses informasi dan pelayanan,” ucapnya.

Produk yang dikerjasamakan Allianz Life dengan HSBC masih didominasi unit link, dikarenakan ini masih merupakan kerangka produknya. Namun, berbagai pilihan fund investasinya bermacam-macam. “Kita ada rencana untuk menambahkan produk tradisional juga untuk dijual di sini. Karena tentunya kita akan memberikan suatu produk yang lain sebagai dukungan untuk nasabah jika misalnya ingin menyekolahkan anak, lalu kita juga akan mengeluarkan produk proteksi dana pendidikan anak,” jelasnya.

Dia mengutarakan bahwa apa saja peningkatan atau pencapaian dalam kerjasamanya dengan HSBC tersebut, khususnya di triwulan pertama 2013, masih sedang di-review . “Kita masih lihat mana produk yang khusus untuk (nasabah) HSBC, mana yang tidak cocok. Ini supaya kita bisa memberikan benefit yang lebih komprehensif antara satu sama lain,” pungkasnya. [ria]