Penjualan Hanson Tumbuh 253,80%

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, PT Hanson International Tbk (MYRX) mencatatkan penjualan bersih naik 253,80% menjadi Rp133,33 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp37,68 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (28/5).

Sementara beban penjualan bersih perseroan juga naik menjadi Rp98,81 miliar, YoY dari Rp8,59 miliar. Alhasil, laba kotor tercatat meningkat menjadi Rp34,51 miliar, YoY dari Rp29,08 miliar, laba usaha naik menjadi Rp27,73 miliar, YoY dari Rp21,79 miliar.

Meningkatnya beban PKKP bank sebesar 499,73% menjadi Rp2,27 miliar dan turunnya pendapatan lain-lain sebesar 95,54% menjadi Rp274,68 juta, membuat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik tipis 1,41% menjadi Rp21,09 miliar dari sebelumnya Rp20,80 miliar di kuartal I/2013.

Adapun untuk jumlah aset perseroan tiga bulan pertama 2013 tercatat lebih rendah, yakni Rp1,07 triliun dari jumlah aset pada akhir 2012 yang tercatat Rp1,11 triliun. Selain itu, total kewajiban (liabilitas) perseroan turun menjadi Rp744,79 miliar dibanding akhir periode tahun 2012 sebesar Rp862,94 miliar dan ekuitas naik menjadi Rp260,66 miliar dari sebelumnya Rp253,34 miliar pada akhir 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Penyaluran Kredit Di Papua Tumbuh 7,2%

    NERACA   Jayapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua dan Papua Barat menyebut selama 2018 penyaluran kredit/pembiayaan yang…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

Perekonomian Indonesia Tumbuh di Tengah Krisis Ekonomi Global

  Oleh: Rizal Arifin, Pemerhati Ekonomi Pembangunan   Kritik oposisi terhadap Pemerintah terkait target pertumbuhan ekonomi dibawah 6 persen mejadi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pemda Kalsel Tertarik Untuk Obligasi Daerah

NERACA Banjarmasin -Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Rudy Resnawan menyatakan tertarik dengan potensi pengembangan obligasi daerah sebagai sumber pendanaan untuk…

URBN Bidik Rp 650,3 Miliar Private Placement

Danai pengembangan bisnisnya, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) berencana menerbitkan 320,366 juta lembar saham baru atau 10% dari modal…

Aksi Ambil Untung Hambat Penguatan IHSG

NERACA Jakarta  -Mengakhiri perdagangan Selasa (19/2) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah tipis dipicu…