Lantai Cantik dengan Hamparan Karpet Indah

Bagi sebagian kalangan, karpet seakan telah menjadi kebutuhan untuk menghias interior rumah mereka. Ya, biasanya mereka merasa ada yang kurang walaupun lantai rumah mereka telah berlapiskan keramik atau marmer yang indah, mereka masih berangggapan kalau lantai rumah mereka terasa kosong tanpa adanya hamparan karpet.

Akibatnya, mereka berlomba-lomba menghias rumah mereka dengan hamparan karpet Indah, tak peduli berapa mahal karpet itu didapat, yang penting lantai rumah mereka menjadi indah dengan hamparan karpet yang tebal dengan motif beraneka ragam.

Kabanyakan diantara mereka, menjadikan hamparan karpet yang menutupi lantai rumah mereka sebagai cerminan karakteristik pemilik rumah, jadi semakin indah dan mahal maka karakteristik yang mampu ditampilkan juga semakin baik.

Ya, karpet selain menjadi elemen pemanis interior, juga telah menjadi barang berharga lambang prestise seseorang. Makanya jangan heran kalau banyak kolektor karpet yang rela menghabiskan banyak uang hanya demi selembar karpet sutra antik.

Dalam peradabannya, penggunaan karpet untuk alas lantai memang sudah lama dikenal. Dikabarkan, manusia membuat karpet pertama kali pada 4 SM di kawasan Turki dan Persia. Tak heran, jika kedua kawasan itu begitu terkenal dengan karpet berkualitas hingga saat ini.

Memag persoalan pemilihan karpet untuk memperindah interior hunian bukanlah persoalan rumit. Meski demikian, ada banyak hal yang harus diperhatikan agar penataannya tidak membuat ruangan malah berantakan. Nah, untuk itu perhatikanlah beberapa hal di bawah ini.

Sesuaikan dengan luas ruangan

Sebelum membeli karpet, hitung berapa besar luas ruangan. Intinya, jangan pernah memilih karpet besar untuk ruangan yang sempit, atau sebaliknya. Contohnya, pemasangan karpet kecil pada ruang yang besar akan menampilkan kurang harmonisnya komposisi antara karpet, lantai serta ruangan.

Perletakan karper

Karpet sangat fleksibel diletakkan dimana saja, misalnya di ruang tamu, ruang duduk, dan kamar tidur. Sekarang ini penempatan karpet tak lagi memenuhi seluruh permukaan lantai seperti beberapa dekade silam. Kini, karpet hanya diletakkan sebagai aksen di bawah meja dan ujung-ujung kursi saja.

Bahan

Belakangan ini, material karpet modern semakin bervariasi. Mulai yang berbulu pendek, hingga berbulu panjang dan bergelombang yang biasa disebut shaggy. Bahan seperti wol, wol sintetis, bulu sintetis, katun hingga anyaman rami bisa jadi pilihan. Pilihlah mana yang cocok untuk Anda.

Motif dan warna

Soal motif karpet, kini sudah sangat beragam terkadang seringkali membuat Anda bingung. Kuncinya, sesuaikan saja dengan tema interior rumah. Motif dekoratif yang rumit atau sulur bisa Anda aplikasikan di rumah bergaya klasik, mediteranian, atau tradisional. Sedangkan karpet tanpa motif atau yang bermotif geometris lebih pas untuk rumah berdesain modern atau retro.

Yang pasti, pemilihan motif dan warna karpet bisa memberi kesan ruangan menjadi lebih luas atau lebih sempit. Jika ruangan tidak luas, hindari penggunaan karpet berwarna mencolok dengan motif besar, karena itu justru akan menghadirkan kesan ruang menjadi lebih sempit.

Related posts