Intiland Raih Peringkat A Dari Pefindo

PT Peringkat Efek Indonesia (Pefindo menetapkan peringkat A kepada PT Intiland Development Tbk (DILD) dengan outlook peringkat stabil. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (27/5).

Kata analis Pefindo, Yogie Perdana dan Vonny Widjaja, peringkat tersebut mencerminkan posisi pasar perusahaan yang relatif kuat di Jakarta dan surabaya, serta kualitas aset perusahaan yang baik dan cadangan lahan perusahaan yang cukup besar.

Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh struktur permodalan dan proteksi arus kas perusahaan yang moderat, marjin perusahaan yang lebih rendah dari perusahaan sejenis, dan resiko bisnis yang lebih tinggi karena kurangnya recurring income. Adapun periode dari peringkat yang diberikan oleh Pefindo ini berlaku mulai 24 April 2013 sampail dengan 1 April 2014 mendatang. (bani)

BERITA TERKAIT

WOM Finance Raih Penghargaan Maju Berkat Pembiayaan dan Beasiswa APPI

WOM Finance Raih Penghargaan Maju Berkat Pembiayaan dan Beasiswa APPI NERACA Jakarta – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance)…

Disdukcapil Kota Sukabumi Raih Penghargaan WBK

Disdukcapil Kota Sukabumi Raih Penghargaan WBK NERACA Sukabumi - Kota Sukabumi kembali menoreh prestasi untuk kesekian kalinya. Kali ini, prestasi…

Gerakan Antikorupsi Indonesia Raih Penghargaan PBB

Gerakan Antikorupsi Indonesia Raih Penghargaan PBB NERACA Jakarta - Gerakan "Saya Perempuan Anti Korupsi" dari Indonesia, yang merupakan bagian dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…