Sepi Peminat, BEI Kembali Gagal Lelang AB

NERACA

Jakarta- Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan pelaksanaan lelang terhadap kursi anggota bursa yang dijadwalkan pada 3 Juni 2013 kembali tidak dapat diselenggarakan. Alasannya, tidak ada calon peserta lelang yang memenuhi persyaratan.

“Pelelangan saham PT BEI pada 3 Juni 2013 tidak diselenggarakan karena sampai dengan tanggal 22 Mei 2013 tidak ada calon peserta lelang yang memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota bursa efek.” kata Direktur Perdagangan BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, Senin (27/5).

Dalam penyelenggaraan lelang ini, pihak otoritas merencanakan untuk melakukan lelang terhadap enam kursi anggota bursa. Keenam kursi AB tersebut yaitu Patalian Water Securindo, United Asia Securities, Antaboga Deltasekuritas Indonesia, Signature Capital Indonesia, Sarijaya Permana Sekuritas, dan Dinar Sekuritas.

Lelang keenam kursi Anggota Bursa (AB) tersebut dijadwalkan dapat terselenggara secara terbuka pada 3 Juni 2013. Permohonan untuk menjadi peserta lelang dengan melampirkan surat konfirmasi dari bursa untuk melakukan pembelian saham bursa diajukan selambat-lambatnya pada 22 Mei 2013 pukul 17.00 WIB.

Adapun persyaratan dan tata cara menjadi peserta lelang adalah sebagaimana diatur dalam ketentuan Peraturan Bursa Nomor III-H tentang pelelangan dan pembelian kembali saham bursa. Setiap peserta lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi anggota bursa sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor III-A tentang keanggotaan bursa.

Asal tahu saja, BEI telah melakukan lelang saham anggota bursa sejak 2012. Namun, hingga kini belum ada peserta lelang saham anggota bursa yang dinilai memenuhi persyaratan. Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Efek (APEI) Lily Widjaja, tidak terselenggaranya lelang anggota bursa bukan karena sepi peminat. Akan tetapi, karena persyaratan yang lebih berat.

Dia menilai, sebenarnya banyak asing yang minat, tetapi belum siap memenuhi persyaratan karena lelang anggota bursa harus ada persyaratannya. Salah satunya, yaitu seperti harus memiliki remote trading. “Asing tentu ingin merepresentasikan perwakilannya di setiap negara. Indonesia juga dilihat sebagai tempat menarik untuk investasi.” ujarnya.

Adanya investasi asing di perusahaan efek, lanjut dia, dapat membuat lebih banyak riset mengenai Indonesia, sehingga berdampak positif untuk order transaksi perdagangan saham di pasar modal Indonesia. Hal tersebut tentu dapat mendorong perkembangan investasi di Indonesia.

Namun, sepinya peminat untuk menjadi anggota bursa efek dikarenakan beratnya persyaratan yang harus dipenuhi calon AB telah dibantah sebelumnya oleh Direktur Utama BEI, Ito Warsito. Menurutnya, belum adanya peminat bukan disebabkan karena beratnya persyaratan. Pasalnya, persyaratan yang harus dipenuhi calon AB sama dengan AB sebelumnya.

Oleh karena itu, pihaknya tidak akan mengubah persyaratan hanya karena belum ada yang masuk sebagai AB karena anggota bursa sebelumnya yang masuk pun tidak mempersalahkan soal persyaratan. “Lelang bursa masih dimonitor. Untuk apa ganti syarat. Kalau belum ada yang mendaftar, bukan syaratnya yang salah, karena persyaratan yang ada sama dengan AB sebelumnya,” jelasnya.

BERITA TERKAIT

BEI Terapkan Sistem Auto Rejection Waran

NERACA Jakarta – Dalam waktu dekat, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menerapkan sistem penolakan secara automatis atau auto rejection…

Lagi, GOIFEX Kembali Digelar Pekan Ini

Sukses menggelar event yang sama di tahun lalu dengan partisipasi masyarakat yang cukup besar, tahun ini GOIFEX sebagai sebuah pameran…

Tiga Anggota DPRD Sumut Kembali Didakwa Terima Suap

Tiga Anggota DPRD Sumut Kembali Didakwa Terima Suap NERACA Jakarta - Jaksa penuntut umum (JPU) KPK kembali mendakwa tiga orang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tambah Armada Baru - Armada Berjaya Bidik Pendapatan Tumbuh 200%

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) langsung tancap gas dalam ekspansi…

Ditopang Penjualan Residensial - BSDE Targetkan Marketing Sales Rp 6,2 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Bumi Serpong Damai  Tbk (BSDE) memasang target marketing sales senilai Rp6,2  triliun.”Kami optimistis target…

WIKA Garap Proyek Bandara di Makassar

Pacu pertumbuhan kontrak baru, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) selalu aktif dalam berbagao tender proyek pemerintah. Teranyar, perseroan ditunjuk…