Tingkatkan Penjualan, Citilink Gandeng Telkomsel

Tahun ini, anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk Citilink akan mengembangkan kerja sama dengan Telkomsel dalam hal penjualan tiket. Nantinya, melalui kerjasama dengan Telkomsel, warung-warung kecil sudah bisa jualan pulsa tiket, “Diharapkan melalui kerjasama ini, kedepan menjual tiket Citilink semudah menjual pulsa dan sekarang sedang trial,”kata Chief Executive Officer Citilink Arif Wibowo di Denpasar, Senin (27/5).

Dia mengungkapkan, Telkomsel saat ini mempunyai 10 ribu home seller dan peluang ini yang dimanfaatkan dan sekaligus menjadi cara untuk lebih dikenal kalangan bawah sebagai target pasar. Kedepan pulan, orang yang akan beli tiket Citilink hanya tinggal kirim SMS saja, itu sudah tersambung dengan sistem penjualan mereka,“Mudah-mudahan Juni sudah tuntas. Sekarang sudah trial, tapi butuh waktu untuk sosialisasi,”ungkapnya.

Dengan beberapa strategi di atas, Arif menargetkan Citilink sudah masuk pasar regional pada 2014 dan menjadi top 3 pada tahun 2016 untuk pasar LCC regional. Tahun 2013 ini, perseroan menargetkan 7,8 juta penumpang pada 2013, melonjak sekitar dua kali lipat dari tahun 2012 yang mengangkut 3,8 juta. Kontribusi penjualan tiket Citilink 40-50% dijual via travel agent, sedangkan 28%-30% dijual via website atau online, sisanya 20% dibagi antara call center, Citilink sales office, Citilink Kiosk on The Road, dan juga pameran.

Sebagai informasi, Citilink akan lebih fokus menggarap pasar low cost carrier (LCC) yang diyakini akan terus tumbuh seperti di pasar Amerika Latin dan Asia. Maka dalam rangka mengejar pasar LCC, Citilink telah melakukan rebranding, dimulai dari pengenalan warna corporate baru, livery baru, logo baru, seragam pramugari, dan lainnya.

Citilink akan berfokus pada 22 rute domestik Indonesia, terutama yang menghubungkan lima kota besar Indonesia. “Pada 2013 ini, kami akan fokus ke 22 rute domestik, karena itu kantong terbesar. Sekitar 40 juta penumpang ada di 22 rute itu dan basisnya ada di Cengkareng (Bandara Soekarno-Hatta), 60% itu outbond dari Jakarta,”kata Arif.

Selain itu, Citilink juga menambah satu unit armadanya dari jenis Airbus A320 terbaru. Airbus A320 adalah jenis pesawat penumpang jarak dekat sampai menengah dan merupakan satu-satunya armada pesawat berbadan sempit yang diproduksi Airbus di Toulouse, Perancis. (iqbal)

BERITA TERKAIT

Sunson Textile Targetkan Laba Rp2,8 Miliar

Hingga akhir tahun 2019, PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) menargetkan laba bersih sebesar Rp2,9 miliar. Perseroan dalam siaran persnya…

Bekasi Fajar Raih Pinjaman 3,9 Miliar Yen

Danai fasilitas kredit berdominasi yen, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) melakukan perjanjian fasilitas kredit sebesar 3,9 miliar yen.…

Kontrak Baru WSBP Capai Rp 5,9 Triliun

Per November 2019, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil membukukan Nilai kontrak baru sebesar Rp 5,9 triliun, naik 21%…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sikapi Kasus Industri Reksadana - APRDI Tekankan Pembinaan Kode Etik

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayarnya keuntungan dari hasil produk investasi Narada Asset Manajemen kepada investor dan juga kasus yang…

Dukung Pengembangan Starup - Telkom dan KB Financial Rilis Centauri Fund

NERACA Jakarta – Sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan bisnis digitalnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya…

Topang Pertumbuhan Pendapatan - BEEF Diversifikasi Bisnis Logistik di 2020

NERACA Jakarta –Menunjang bisnis utama di pengolahan daging sapi, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) merambah bisnis baru di sektor…