CIMB Niaga Dukung Program Financial Inclusion - Dengan Rekening Ponsel

NERACA

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk menyelenggarakan talkshow perbankan sebagai salah satu agenda dalam Indonesia Banking Expo (IBEX) 2013 yang berlangsung di Jakarta, dari tanggal 23 – 25 Mei 2013. Mengangkat topik “Rekening Ponsel CIMB Niaga dalam Membantu Program Financial Inclusion”, turut hadir sebagai pembicara Lidya Wulan Tumbelaka – Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga.

Pemilihan topik ini selaras dengan aktivitas Bank Indonesia (BI) yang gencar mengenalkan produk dan layanan perbankan secara luas ke masyarakat, sebagai bagian dari program financial inclusion.

Lidya Wulan Tumbelaka, Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga mengungkapkan, Rekening Ponsel merupakan inovasi terbaru layanan perbankan di Indonesia dari CIMB Niaga, yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi perbankan hanya dengan menggunakan nomor ponsel.

Melalui Rekening Ponsel, masyarakat bisa melakukan sejumlah transaksi perbankan seperti transfer dana gratis ke seluruh nomor ponsel di Indonesia, membeli pulsa ponsel prabayar, pembayaran tagihan, hingga menarik tunai tanpa menggunakan kartu ATM.

“Siapa pun bisa menggunakan Rekening Ponsel, termasuk masyarakat yang belum menjadi nasabah CIMB Niaga. Prinsipnya adalah kami ingin memberikan kemudahan bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali,” kata Wulan di Jakarta, pekan lalu.

Kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan tanpa batas inilah yang menjadi bentuk dukungan CIMB Niaga terhadap program financial inclusion yang dicanangkan oleh BI. Hanya dengan menggunakan ponsel, masyarakat bisa melakukan transaksi perbankan, kapan pun dan di mana pun mereka berada.

Caranya cukup mudah, penerima dana cukup sekali saja mendaftarkan nomor ponselnya di kantor cabang CIMB Niaga terdekat. Begitu terdaftar, penerima dana dapat langsung mengambil dananya melalui ATM CIMB Niaga yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia, tanpa perlu menggunakan kartu ATM, cukup dengan menggunakan ponselnya saja.

Penerima dana tidak harus mengambil seluruh dananya saat itu juga. Dana bisa diambil sebagian dan sisanya disimpan di Rekening Ponsel miliknya, untuk digunakan di kemudian hari tanpa dikenai biaya adminitrasi bulanan.

Tidak hanya itu, penerima dana bahkan juga bisa mengirimkan dana ke semua nomor ponsel dari seluruh jaringan operator yang ada di Indonesia, dan dari jenis ponsel apapun. Proses pengiriman bisa dilakukan berulang-ulang ke nomor ponsel lainnya, hingga menimbulkan efek berantai.

“Untuk memperluas layanan, CIMB Niaga akan memperbanyak tempat-tempat penyetoran dan penarikan tunai Rekening Ponsel di gerai-gerai milik rekan bisnis CIMB Niaga,” kata Wulan. Meski baru diluncurkan pada 27 Maret lalu, beragam manfaat yang dimiliki Rekening Ponsel mampu meningkatkan pengguna Rekening Ponsel di Indonesia.

Saat ini, jumlah pengguna Rekening Ponsel tercatat lebih dari 30 ribu pengguna. Beragam inovasi terbaru layanan perbankan dari Rekening Ponsel ini, telah memperoleh pengakuan dari Dewan MURI, sebagai produk mobile wallet pertama di Asia dengan kemampuan transfer ke semua nomor ponsel di Indonesia. [rin]

BERITA TERKAIT

Optimalkan Program CSR - Holcim Libatkan Masyarakat Dalam Rumuskan Program

Sejatinya progam tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) harus berjalan berkesinambungan dan berkelanjutan dalam membangun dan memberdayakan…

Revolusi Mental Menjungkirbalikkan Akal - Oleh : EdyMulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Pekan silam atmosfir media kita, untuk kesekian kalinya, kembali disesaki isu-isu tak bermutu. Ada Walikota Semarang  Hendrar Prihadi yang bikin…

Cegah Perubahan Iklim dengan Atasi Obesitas dan Kurang Gizi

Perubahan iklim tak cuma membuat cuaca jadi tak menentu, tapi juga berhubungan erat dengan masalah gizi seperti obesitas dan kelaparan.…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank Mandiri Kembangkan Peran Ekonomi Pesantren

  NERACA Surabaya - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat peran ekonomi pondok pesantren untuk menumbuhkan usaha mikro kecil dan…

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…