Sentul City Bukukan Penjualan Rp 504,1 Miliar

Sepanjang triwulan pertama tahun ini, PT Sentul City Tbk (BKSL) membukukan pra penjualan Rp504,1 miliar atau naik 150% dari periode sama tahun lalu. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Disebutkan, pada April 2013 saja, perseroan membukukan marketing sales sebesar Rp145,4 miliar. Kontribusi penjualan apartemen dari Sentul Tower Apartment Tower A dan B terhadap marketing sales pada April 2013 masih mendominasi pada total penjualan yaitu sebesar 57%.

Sementara, penjualan rumah tapak (landed house) berkontribusi 31% terhadap marketing sales yang berasal dari klaster Viridis Montis, Green Valley, Centronia, Habiture, Santorini dan Terrace Hill. Sedangkan kontribusi komersial hanya sebesar 12% terhadap total marketing sales yang berasal dari Ruko Niaga II dan Ruko Terrace Hill. Adapun pencapaian marketing sales Perseroan telah mencapai 50,4% dari target marketing sales senilai Rp1 triliun hingga akhir tahun 2013.

Pencapaian ini dipicu beberapa hal selain kebutuhan masyarakat yang terus meningkat dan daya beli masyarakat yang juga meningkat karena didukung dengan tingkat suku bunga KPR yang rendah. \"Dalam upaya pengembangan Sentul City, kami konsisten dengan pengembangan yang dilakukan seperti melengkapi kebutuhan dengan fasilitas baru seperti Rumah Sakit Pertamedika Sentul City yang direncanakan beroperasional pada Juni 2013,”kata Wakil Direktur Utama PT Sentul City Tbk, Andrian Budi Utama. (bani)

BERITA TERKAIT

MABA Masih Bukukan Rugi Rp50,64 Miliar

NERACA Jakarta – Perfomance kinerja keuangan emiten properti dan hotel, PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) masih membukukan raport merah.…

Bayan Bukukan Laba Bersih Turun 30,85%

NERACA Jakarta – Positifnya harga batu bara di pasar belum memberikan dampak terhadap pencapaian kinerja PT Bayan Resources Tbk (BYAN).…

Targetkan Penjualan Rp 1,7 Triliun - Duta Pertiwi Mengandalkan Proyek Eksisting

NERACA Tangerang  -Mempertimbangkan pasar properti yang masih lesu, PT Duta Indah Pertiwi Tbk (DUTI) mematok pertumbuhan bisnis konservatif dengan menargetkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…