Indikasi Pemalsuan Aqua Galon?

Keluarga kami adalah pelanggan setia air kemasan Aqua produksi PT. Tirta Investama. Namun belakangan menjadi sangat khawatir, karena merasa adanya kejanggalan pada produk yang dikirim oleh penyalur.

Misalnya, jumlah air yang tidak sama pada setiap galonnya. Sebagai orang awam, kami beranggapan air yang diisi ke galon dengan mesin pasti akan mempunyai takaran yang sama. Tetapi sering kami menerima air dengan takaran yang berbeda, bahkan pernah menerima yang penuh sampai menyentuh cap tutupnya.

Apakah seperti itu? Ataukah ada pihak-pihak yang sudah memalsukan air kemasan Aqua, mengingat sekarang banyak pihak yang juga melakukan atau menjual air isi ulang. Apakah pihak Aqua melakukan pengawasan lapangan? Mohon penjelasannya, agar kami tetap mendapatkan air mineral sehat sesuai standar mutu Aqua.

Rony, Tangerang

hallo@halloindonesia.com

BERITA TERKAIT

Pengamat Hukum : Marak Pemalsuan Merek Dagang di Bali

Pengamat Hukum : Marak Pemalsuan Merek Dagang di Bali NERACA  Denpasar - Pengamat dan praktisi hukum, I Kadek Agus Mulyawan…

PENUNJUKAN BULOG SELAKU IMPORTIR - KPPU: Indikasi Tidak Sehat Impor Bawang Putih

Jakarta-Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) kembali menyoroti adanya indikasi persaingan dagang tidak sehat dalam penunjukan Perum Bulog untuk mengimpor bawang…

Kemenperin Dorong Penyusunan Indikasi Geografis

NERACA Jakarta – Sekretaris Direktorat Jenderal Indusri, Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih Kemenperin Eddy Siswanto mengatakan,…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Birokrasi Pemeriksaan di Bandara Soetta

Jika dibandingkan pemeriksaan penumpang pesawat di bandara Singapura, AS dan Jepang, ternyata di bandara Soetta yang konon sejajar dengan bandara…

Hak Penumpang KRL CommuterLine

Manajemen PT KCI hendaknya sadar bahwa hak penumpang KRL adalah sama. Tulisan yang berbunyi "Mohon dapat diberikan tempat yang lebih…

Penjelasan Penulis

Terima kasih artikel saya sudah dimuat di Harian Neraca dan www.neraca.co.id edisi 19 Agustus 2019. Tapi mohon maaf, saya bukan…