Mulai 2014, BTN Syariah Miliki Layanan Prioritas

NERACA

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan meluncurkan layanan Prioritas untuk nasabah syariah mulai tahun 2014. Menurut Managing Director BTN, Irman A Zahirudin, salah satu kriteria nasabah prioritas adalah memiliki simpanan lebih dari Rp250 juta. \"Saat ini total nasabah syariah yang memiliki simpanan di atas Rp250 juta lebih dari 1.000 nasabah. Itu jadi potensi untuk melahirkan program prioritas,” jelas Irman di Jakarta, Kamis (23/5). Irman menambahkan, nasabah BTN Prioritas untuk konvensional sudah hampir mencapai 4.000 orang. Dia menyebut, total aset BTN Syariah sudah lebih dari Rp9 triliun. \"Sekitar 85% dari portofolio BTN Syariah di sektor perumahan. Sementara sisanya non housing,\" ujarnya. BTN Syariah, imbuh Irman, mengalami pertumbuhan bisnis lebih dari 30% dibanding posisi Maret 2012.

Mengenai perkembangan unit syariah di BTN, Irman mengatakan, pihaknya sedang merencanakan untuk dilakukan spin off atau pemisahan dari induk perusahaan BTN. \"Jika sumberdaya manusia (SDM) dan kompetensi organisasi sudah siap, spin off akan kita lakukan, tetapi tidak tahun ini,\" katanya.

Dalam kesempatan itu, Irman juga mengungkap, BTN belum akan menaikkan suku bunga baik tabungan ataupun pinjaman sebagai antisipasi melonjaknya inflasi akibat kenaikan harga BBM Bersubsidi. “Kalau BI rate naik sebagai respon dari kenaikan BBM, maka mau tidak mau kita akan naikkan suku bunga tabungan,” kata Irman. Menurutnya, jika BI rate naik sebagai respon dari kenaikan harga BBM, maka pemilik dana di perbankan pasti meminta bank menaikkan suku bunga tabungannya.

\"Kalau bunga tabungan naik, maka bunga pinjaman juga akan naik. Namun selama BI rate belum naik, kita tidak akan menaikkannya,\" terangnya. Irman memperkirakan BI rate juga tidak akan naik terlalu tinggi dari posisi sekarang 5,75%, sehingga suku bunga juga tidak akan naik secara signifikan. \"Sekarang kan 5,75%, kalau naik pasti tidak banyak sehingga tidak akan berdampak besar terhadap kenaikan suku bunga bank,\" katanya. [kam]

BERITA TERKAIT

Gurihnya Untung Usaha Seblak Raja Pedas - Kerjasama Syariah

Usaha seblak adalah pilihan tepat bagi Andri Waryadi. Pasalnya dengan tawaran kerja sama dan berbagai kelebihan yang mulai dari varian…

Bank Sumut Targetkan Kelola Dana Nasabah Prioritas Rp400 miliar

      NERACA   Medan - Bank Sumut menargetkan jumlah nasabah prioritas hingga akhir 2017 mencapai 300 dengan total…

BTN Masuk Jajaran Perusahaan Terbaik Indonesia

      NERACA   Jakarta - Setelah berhasil meraih beragam penghargaan atas kinerjanya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

10 LKM Syariah Kantongi Izin dari OJK

  NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan izin operasi sepuluh Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKM Syariah) yang diharapkan…

BTN Ajak Mahasiswa jadi Entrepreneur Properti

  NERACA Yogyakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. siap mengawal para mahasiswa untuk menjadi entrepreneur muda handal di bidang properti…

Bank Muamalat Resmikan Unit Program Social Trust Fund Di Bali

  NERACA Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (Bank Muamalat) secara resmi memperkenalkan Unit Program Social Trust Fund (STF)…