BEI Suspensi Saham Garda Tujuh Buana

Keputusan PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) melakukan negosiasi ulang kontrak dengam Agracom Ltd menjadi penyebab saham perseroan dihentkan sementara perdagangannya (suspensi) oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran belum ada informasi kejelasannya.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (23/5). Kata Kadiv. Perdagangan Saham BEI, Andre P.J Toellem, suspensi dilakukan pada perdagangan sesi I, “Ini dilakukan demi menjaga penyelenggaraan perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien. Oleh karena itu, saat ini Bursa tengah meminta penjelasan kepada perseroan atas keterbukaan informasi tersebut,\" ujarnya.

Sebagai informasi, PT Garda Tujuh Buana Tbk melakukan negosiasi ulang kontrak dengan Agrocom Ltd terkait perjanjian pemasaran dan pasokan batu bara. Sekretaris Perusahaan PT Garda Tujuh Buana Tbk, Rinaldi mengatakan, negosiasi ulang sedang dilakukan dan akan diselesaikan secepat-cepatnya. \"Keputusan final negosiasi ulang akan kami sampaikan secepatnya,\"katanya.

Perseroan tidak menjelaskan lebih detil mengenai langkah negosiasi dengan perusahaan asal Uni Emirat Arab tersebut. Sebelumnya perseroan memberi penjualan hak pemasaran (sale of marketing rights) pada Agrocom Ltd untuk menyiasati fluktuasi harga batu bara agar kinerja perseroan baik.

Hak pemasaran tersebut hak eksklusif kepada Agrocom untuk membeli, mencari dan menunjuk pembeli atas produksi batu bara yang diproduksi PT Garda Tujuh Buana Tbk selama periode tertentu. Dampaknya, perseroan tidak diperbolehkan menjual batu bara kepada pihak lain secara langsung selain pada Agrocom. (bani)

BERITA TERKAIT

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Chiefy Adi Jabat Dirut Baru Jasa Armada

Hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) memutuskan untuk merombak jajaran direksi dan…

BNI Sekuritas Bidik IPO Anak Usaha BUMN

Meskipun tahun ini tidak membawa anak usaha BUMN go public, namun PT BNI Sekuritas tengah menjajaki mandat underwriting penawaran umum…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sukseskan Target SDGs - BEI Perkuat Kemitraan Antar Perusahaan

NERACA Jakarta - Dalam rangka menyukseskan kemitraan strategis antar perusahaan di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus terbuka…

Kantungi Pinjaman BCA Rp 624 Miliar - Dharma Satya Terus Perluas Pembangunan Pabrik

NERACA Jakarta – Musim kemarau yang berkepanjangan, ditambah kondisi harga komoditas yang masih lesu tidak menyurutkan recana PT Dharma Satya…

Bisnis Pembiayaan CNAF Tumbuh 93,3%

NERACA Jakarta- Kendatipun bisnis otomotif diprediksi masih akan lesu hingga akhir tahun, hal tersebut tidak memberikan dampak bagi bisnis pembiayaan…