Tigaraksa Satria Raih Peringkat A-

PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) mendapatkan peringkat A- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Analis Pefindo, Anies Setyaningrum mengatakan, peringkat mencerminkan posisi pasar yang kuat sebagai distributor independen produk konsumer, jaringan distribusi yang luas dan pertumbuhan bisnis yang stabil dari produk nutrisi.

Namun, peringkat dibatasi oleh struktur modal perusahaan yang agresif, konsentrasi pendapatan pada principal tertentu dan kompetisi yang ketat. Perseroan fokus pada penjualan dan distribusi produk konsumen, termasuk produk nutrisi dan toiletries yang menyumbang lebih dari 90% pendapatan perusahaan. Per Desember 2012, pemegang saham mayoritas PT Tigaraksa Satria Tbk adalah PT Penta Widjaja Investindo sekitar 37,3%, PT Sarana Ledaun sebesar 30,6%, PT Widjajatunggal sebesar 25,3%, dan publik sebesar 6,8%. (bani)

BERITA TERKAIT

Pertama di Asia, BEI Raih ISO 22301:2012

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi bursa efek pertama di Asia Pasifik dan yang kedua di dunia yang berhasil mendapatkan…

Analis: Momentum Tepat Rilis Obligasi - Peringkat Utang Indonesia Naik

NERACA Jakarta  - Analis pasar modal menilai bahwa sentimen dari kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service…

Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi NISP

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk obligasi berkelanjutan II OCBC NISP Tbk tahap I tahun 2016 seri…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…