Banyak Sentimen Positif, IHSG Masih Rally

Kamis, 23/05/2013

NERACA

Jakarta – Mengakhiri perdagangan Rabu sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 19,240 poin (0,37%) ke level 5.207,999. Sementara Indeks LQ45 menguat 1,193 poin (0,14%) ke level 880,178. Penguatan indeks BEI ditopang berkat penguatan saham-saham agrikultur dan konstruksi. Kemudian disusul aksi beli yang dilakukan baik oleh investor lokal maupun asing.

Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono mengatakan, indeks BEI menguat ditopang aksi beli investor, “IHSG BEI kembali ditutup menguat setelah mengalami penurunan cukup tajam Selasa kemarin. IHSG tercatat berhasil kembali ke atas level 5.200 poin pada perdagangan Rabu," katanya di Jakarta, Rabu (22/5).

Dia menilai, kenaikan indeks BEI dipengaruhi oleh sentimen positif dari bursa AS yang kembali menembus rekor tertingginya seiring pernyataan The Fed yang akan melanjutkan stimulus keuangan. Pada sisi lain, lanjut dia, pasar saham juga masih menanti hasil pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee) tentang keberlanjutan stimulus.

Sementara analis HD Capital, Yuganur Wijanarko menambahkan secara tekikal IHSG BEI masuk ke area konsolidasi untuk meredakan keadaan jenuh beli (overbought) pada indikator stochastic harian, “Emiten lapis dua, khususnya properti seharusnya mulai aktif,"tuturnya.

Berikutnya, indeks BEI diproyeksikan masih akan terus menguat di level 5.240. Saham yang layak dikoleksi, menurut Yuganur, Lippo Karawaci (LPKR), Kawasan Industri Jababeka (KIJA), Surya Semesta (SSIA), Enery Mega Persada (ENRG). Pada perdagangan kemarin, penguatan indeks sedikit terhambat oleh aksi ambil untung di sektor tambang dan finansial. Saham-saham ini terkena tekanan jual setelah naik tinggi dalam beberapa perdagangan terakhir.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 184.129 kali pada volume 7,806 miliar lembar saham senilai Rp 8,411 triliun. Sebanyak 177 saham naik, sisanya 106 saham turun, dan 90 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderung menguat hingga sore kemarin. Bursa saham Hong Kong yang baru buka ditutup melemah. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Sepatu Bata (BATA) naik Rp 12.000 ke Rp 72.000, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 1.450 ke Rp 8.900, Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 18.350, dan Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 600 ke Rp 8.500.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.050 ke Rp 55.250, Merck (MERK) turun Rp 1.000 ke Rp 234.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 32.950, dan Solusi Tunas (SUPR) turun Rp 500 ke Rp 6.500.

Menutup perdagangan sesi I, indeks BEI ditutup naik 17,704 poin (0,34%) ke level 5.206,463. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,461 poin (0,28%) ke level 881,446. Dua dari sepuluh indeks sektoral di lantai bursa masih ketinggalan di zona merah, yaitu sektor tambang dan finansial. Aksi borong saham terjadi di saham-saham berbasis agrikultur.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 97.012 kali pada volume 4,555 miliar lembar saham senilai Rp 4,065 triliun. Sebanyak 149 saham naik, sisanya 98 saham turun, dan 98 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 1.450 ke Rp 8.900, Goodyear (GDYR) naik Rp 500 ke Rp 23.500, Astra Agro (AALI) naik Rp 500 ke Rp 18.200, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 450 ke Rp 6.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Solusi Tunas (SUPR) turun Rp 500 ke Rp 6.500, Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 35.250, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 33.200, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 ke Rp 55.900.

Diawal perdagangan, indeks BEI dibuka turun 0,24 poin (0,00%) ke posisi 5.188,52, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 0,06 poin (0,01%) ke level 878,93, “IHSG BEI sedikit masih terkena aksi ambil untung setelah pada awal pekan di luar dugaan sempat menguat menembus level 5.200 poin," kata analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono.

Menurut dia, aksi ambil untung yang dilakukan investor dinilai wajar mengingat kenaikan indeks BEI sudah cukup tinggi. Dari luar negeri, lanjut dia, investor juga masih menanti data ekonomi AS serta hasil pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee).

Dirinya memproyeksikan, IHSG Rabu bergerak konsolidasi dengan kisaran 5.165-5.200 poin. Hal senada juga disampaikan, Yuganur Wijanarko, beberapa saham yang masuk area jenuh beli (overbought) terlihat di dalam indikator teknikal harian, namun pembelian saham pada pekan ini masih tetap direkomendasikan.

Tercatat bursa regional, di antaranya indeks Shanghai Composite dibuka melemah 4,48 poin (0,19%) ke level 2.300,63, indeks Nikkei-225 naik 179,67 poin (1,17%) ke level 15.560,69, dan Straits Times menguat 14,67 poin (0,43%) ke posisi 3.458,57. (bani)