Karena Disclaimer, Saham Humpuss Disuspensi

Adanya disclaimer terhadap laporan keuangan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menjadi alasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan efek PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) mulai sesi II perdagangan kemarin.

Informasi tersebut disampaikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (21/5). Disebutkan, dalam iklan laporan keungan per 31 Desember 2013, perseroan tanggal 21 Mei 2013 dan adanya opini tidak memberikan pendapat atau disclaimer selama dua kali berturut turut dari Kantor Akuntan Publik.

Penghentian sementara dilakukan hingga pengumuman bursa lebih lnajut. BEI saat ini sedang meminta penjelasan lebih lanjut dari perseroan. Otoritas bursa tersebut juga meminta pihak yang berkempentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan. Pada sesi I, saham HITS berakhir di level 335. Level terendah berada di 320 dan tertinggi di 340. Selama bulan Mei, 335 ternyata sebagai level tertinggi. (bani)

BERITA TERKAIT

Humpuss Bidik Pendapatan Tumbuh 15% - Bergantung Pada Proyek Pemerintah

NERACA Jakarta – Masih menjanjikannya bisnis jasa angkutan laut tahun depan, seiring dengan membaiknya harga minyak dunia mendorong PT Humpuss…

BEI Kembali Perdagangkan Saham GTBO

Sejak disuspensi di 2015 lalu, kini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO)…

BEI Bakal Tambah Tiga Sektor Saham Baru - Perbanyak Perusahaan Go Public

NERACA Jakarta – Dalam rangka meningkatkan likuiditas dan transaksi harian di pasar, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menambah tiga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…