Agung Podomoro Selesaikan Akuisisi Rp168 Miliar

NERACA

Jakarta-PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melalui PT Pesona Gerbang Karawang telah mengakuisisi lahan di Karawang seluas 5,5 hektar. Perseroan berencana mengembangkan lahan tersebut dalam bentuk mini superblok.

Hal tersebut diinformasikan perseroan dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (20/5). Disebutkan, melalui PT Pesona Gerbang Karawang, perseroan telah mengakuisisi 99,9% saham PT Tatar Kertabumi senilai Rp61 miliar. Selain itu, perseroan juga mengakuisisi 99,9% saham PT Astakona Megahtama untuk mengembangkan residential di luas lahan sekitar 62 hektar di Karawang. Untuk mengakuisisi lahan tersebut, perseroan mengeluarkan dana senilai Rp107 miliar.

Sebelumnya perseroan juga telah mengakuisisi 60% saham di PT Simprug Mahkota Indah senilai Rp221 miliar. Luas lahan di daerah tersebut mencapai 1,6 hektar yang berlokasi di Simprug, Jakarta Selatan. Rencananya, perseroan akan mengembangkan residensial dengan tiga tower apartemen dan area komersial.

Beberapa proyek akusisi dan pembangunan yang akan dilakukan perseroan sebagian besar berkonsepkan bangunan superblok. Termasuk beberapa proyek yang akan diluncurkan pada kuartal kedua tahun ini di daerah Batam, dan Balikpapan. “Untuk proyek di daerah Kelapa Gading masih dalam tahap nego, di Buaran juga mudah-mudahan tahun ini. Begitupun dengan Medan dan proyek di daerah Cibubur, dan di akhir tahun ini juga bisa melakukan pengembangan Green Bay Pluit,” ucap Wakil Direktur Utama Agung Podomoro Indra Wijaya.

Menurutnya, saat inipun perseroan sedang menjajaki pengembangan bisnis di Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan superblok ditaksir dapat mencapai Rp5 triliun.

Dia menilai, industri properti di Indonesia masih akan terus menjanjikan. Terlebih apabila pemerintah memberikan kemudahan dalam kredit perumahan. Dengan adanya beberapa proyek yang sedang dikerjakan, termasuk akusisi tersebut perseroan optimistis dapat meraup kenaikan pendapatan dan laba yang diatribusikan kepada entitas induk sekitar 10-12% pada tahun ini. Adapun pendapatan berulang ditargetkan dapat tumbuh sebesar 20%

Hingga April 2013, perseroan telah meraih marketing sales (pra penjualan) sekitar Rp2,23 triliun atau naik 44,2% dari periode sama tahun tahun sebelumnya. The Podomoro City Extension masih memberikan kontribusi terbesar 57%, disusul Vimala Hills sebesar 15%, Soho Pancoran dan Metro Park Residence masing-masing 7%, Grand Taruma sebesar 6%, dan Parahyangan Residence sebesar 3%.

(lia)

BERITA TERKAIT

Raup Dana IPO Rp 50,03 Miliar - JAST Targetkan Pendapatan Tumbuh 50%

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdana di pasar modal, PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun ini…

Bank Artos Bidik Rights Issue Rp 77,5 Miliar

Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) berencana akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan…

Semen Baturaja Bagi Dividen Rp 18,97 Miliar

NERACA Jakarta – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) akan membagikan dividen untuk tahun buku 2018 sebesar Rp18,97 miliar. “Hasil rapat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

ACES Bagikan Dividen Rp 28,5 Per Saham

Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) menyepakati untuk membagikan…

Kejar Pertumbuhan Produksi - ANJT Mulai Operasikan Dua Pabrik Baru

NERACA Jakarta – Pembangunan dua pabrik PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) telah berhasil dirampungkan dan rencananya mulai beroperasi pada…

Molor dari Target - BEI Klaim Papan Akselerasi Masih Digodok

NERACA Jakarta – Dukung industri usaha kecil dan menengah (UKM) go public, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyiapkan papan…