Dirut BRI Mengajar di SMAN I Bogor

NERACA

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk turut mendukung program Kementerian BUMN “Gerakan Direksi Mengajar”, dengan menerjunkan sebanyak 11 anggota direksinya untuk mengajar di 11 Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Indonesia. “Ke-11 SMA yang akan menjadi tempat mengajar direksi BRI antara lain SMA di Bogor, Sragen, Pangkah-Tegal, Boja-Semarang, Surabaya, Boyolali, Pare-Pare, Yogyakarta, dan Purwokerto,” ujar Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ali mengatakan, manajemen perusahaan sangat mendukung gerakan ini sebab nantinya dapat memotivasi dan menginspirasikan siswa-siswi SMA. “Agar adik-adik kita ini, terpacu untuk meraih mimpinya masing-masing di masa depan. Jadi mereka itu melihat langsung model untuk sukses itu seperti direksi-direksi ini,” terangnya. Materi yang nantinya disampaikan dititikberatkan pada riwayat hidup dan juga kisah sukses direksi hingga akhirnya berhasil mencapai posisi teratas di perusahaan. Kesuksesan ini tentunya ditunjang oleh semangat kerja keras, tekad kuat, dan integritas.“Nilai-nilai semacam inilah yang BRI ingin tanamkan di kalangan generasi muda kita,” papar Ali.

Sementara Direktur Utama BRI, Sofyan Basir, kebagian mengajar di kampung halamannya, Bogor yakni di SMA Negeri I Bogor. Sofyan sendiri merupakan alumnus SMAN I Bogor. Selain memberikan materi pengajaran dan motivasi kepada para siswa, BRI tidak lupa juga memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli kepada pihak sekolah. “Bantuan CSR ini umumnya berbentuk sarana dan pra-sarana pendidikan, seperti komputer, laptop, LCD Proyektor, renovasi gedung sekolah / mesjid, alat music gamelan dan lain-lain, dengan total nilai bantuan lebih dari Rp 1,6 miliar,” ujar Ali.

Berdasarkan data dari Januari – April 2013, penyaluran Dana Bina Lingkungan/CSR BRI mencapai Rp18,5 miliar, yang terdiri dari realisasi Bina Lingkungan di bidang pembangunan sarana umum sebesar Rp1,1 miliar, bantuan bencana alam sebesar Rp1 miliar, bidang pendidikan Rp11,1 miliar, bidang kesehatan Rp3,2 miliar, pembangunan sarana ibadah Rp1,5 miliar dan bidang pelestarian lingkungan sebesar Rp433 juta. Ali berharap, dengan penyerahan bantuan ini akan mempermudah jalannya proses belajar mengajar di masing-masing sekolah tersebut, pada akhirnya mampu memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan akademis para siswa. [fba]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Ungkap Target Inklusi Keuangan 2019 Tercapai

  NERACA   Surabaya - Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) ketiga yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada…

Bank NTT Siap Jadi Bank Devisa pada 2021

  NERACA Kupang - Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi menargetkan pada 2021 Bank NTT milik pemerintah Nusa Tenggara…

Cadangan Devisa Naik US$2,4 Miliar

      NERACA   Jakarta - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2019 tercatat 126,7 miliar dolar AS,…