Desa di Kuningan Membuat Embung

NERACA

Kuningan - Pembangunan embung atau situ yang digulirkan Pemkab Kuningan beberapa tahun lalu, ternyata disambut antusias oleh pemerintah desa. Malahan, pada tahun 2011 ini banyak desa yang mengajukan proposal pembangunan embung ke Dinas Sumber Daya Air dan Pertambangan (SDAP).

“Antusias dari pemerintahan desa terhadap pembangunan embung perlu disambut baik. Itu menunjukan adanya perhatian desa dalam memelihara lingkungan terutama terhadap pengadaan air di musim kemarau,” jelas Kepala Dinas SDAP, H. Kukuh T. Malik kepada Neraca.

Akan tetapi pengajuan proposal pembangunan embung itu tidak sembarangan, ada syarat dan ketentuan untuk lahan embung itu sendiri. Berarti tidak semua desa yang mengajukan proposal embung itu bisa direalisasi, tidak seperti pengajuan rehab atau pembangunan jalan.

Syarat dan ketentuan lahan untuk embung itu sendiri, menurut Kukuh, lahan untuk embung minimal satu hektar, dan untuk situ di atas dua hektar. Selain itu, syarat lainnya yang mendukung yaitu prioritas daerah yang kekurangan air.

Sementara itu, potensi embung ada sebanyak 99 buah. Dan yang sudah dilakukan pembangunannya ada 41 buah embung dan situ. Mayoritas bantuan dana pun dari pemerintah pusat dan provinsi.

Related posts