Kembangkan Usaha, SUGI Investasikan US$ 260 Juta

PT Sugih Energy Tbk (SUGI) akan menggelontarkan dana sebesar US$ 260 juta untuk pengembangan usahanya. Perusahaan eksplorasi migas (minyak dan gas bumi) ini dapatkan dana tersebut dari right issue jumlah tersebut akan digunakan untuk belanja modal sebesar US$ 30 juta dan US$ 230 juta untuk akuisisi lahan.

Sampai kuartal I tahun ini, SUGI telah gunakan US$ 20 juta untuk pengeboran di Lemang, Sumatera Selatan,”Untuk di Sumatera 1 sumur habiskan dana sekitar US$ 7 juta, kami habiskan sekitar US$ 20 juta di Lemang untuk pengeboran 2 sumur dan infrastruktur jalan sekitar 7 Km,”kata Presiden Direktur SUGI, Andhika Anindyaguna di Jakarta, Kamis (16/5).

Dia juga menambahkan bahwa di Lemang, Sumatera Selatan 55% lahan adalah akuisisi SUGI sedangkan sisanya dimiliki oleh perusahaan lain. Dia juga menceritakan bahwa fokus perseroan saat ini adalah melakukan eksplorasi dan produksi.“Kedepannya kita akan lihat aset-aset apa saja yang bisa diakuisisi tetapi dalam tahap development”, ujarnya.

Selain itu, saat ini perseroan belum menentukan target migas untuk tahun ini. Hal ini disebabkan untuk sumur di Lemang dan Kalyani masih dalam tahap eksplorasi. DI Lemang sendiri ditemukan 2 sumur yang diperkirakan pada kuartal I tahun 2014 mulai berproduksi.

Selain itu, SUGI juga akan memasok gas sebesar 5 million metric standard cubic feet per day (mmscfd) ke pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) milik PLN pada bulan depan. “Gas yang dipasok ke PLN berasal dari Blok Selat Panjang di Riau. PLTG milik PLN yang berada di Riau berkapasitas 25 megawatt (MW). Blok Selat Panjang mulai berproduksi sejak 1994 dengan potensi sumber daya sebanyak 323 juta barel minyak dan 1.455 billion cubic feet (bcf),”tuturnya. (nurul)

BERITA TERKAIT

Kredit Pendidikan Perlu Pendampingan Usaha

    NERACA   Jakarta - Pakar Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Wuryadi mengharapkan pemerintah memberikan fasilitas pendampingan usaha bagi mahasiswa…

BNI Kembangkan Kartu Pintar NPWP

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam…

Sanksi Buat Transaksi Tunai Lebih Rp 100 Juta - PPATK DAN KPK MINTA DPR PERCEPAT RUU BATASAN UANG KARTAL

Jakarta-Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akan memberlakukan sanksi bagi pihak yang melakukan transaksi menggunakan uang kartal atau tunai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…