Capex Indika Energi Baru Terserap US$ 28,4 Juta

Sepanjang kuartal pertama tahun ini, PT Indika Energy Tbk (INDY) telah merealisasikan belanja modal sebesar US$ 28,4 juta. Jumlah itu sebesar 36,3% dari total belanja modal yang dianggarkan pada 2013 sebesar US$78,2 juta.

Direktur Utama Indika Energy Wishnu Wardhana mengatakan, anggaran belanja perseroan memang mengalami penurunan dibandingkan dengan anggaran di 2011 sebesar US$ 212 juta karena seiring turunnya harga batu bara, “Penurunan belanja modal karena dampak turunnya harga batu bara,”katanya di Jakarta, Rabu (15/5).

Menurutnya, hal ini dilakukan karena perusahaan ingin melakukan langkah preventif dan sesuai yang dibutuhkan. Terlebih selama ini, perseroan sangat intens menggunakan capex.

Dia mengungkapkan, penggunaan dana tersebut paling banyak digunakan untuk mendukung kinerja PT Petrosea Tbk (PTRO) sebesar US$ 19,3 juta, PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) sebesar US$ 4,3 juta, dan Tripatra US$ 0,4 juta. Selain itu untuk sektor sumber daya alam perseroan menghabiskan dana sebesar US$ 4 juta dan kebutuhan holding sebesar US$ 0,4 juta.

Bagikan Dividen

Selain itu, kata Wisnu, hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) juga menyetujui untuk membagikan dividen sebesar US$19 juta atau 27,66% dari laba bersih perseroan tahun buku 2012 sebesar US$68,68 juta.

Disebutkan, para pemegang saham sudah menyepakati dan menyetujui pembagian dividen sebesar US$19 juta atau sekitar U$0,00367 per saham, \"Kalau dirupiahkan, tergantung dengan BI rate saat dibagikan dividennya. Nanti kita umumkan lagi pembagian dividen ini,\"tuturnya.

PT Indika Energy Tbk mencatat laba bersih pada 2012 sebesar US$68,68 juta atau menurun 46,28% dari tahun sebelumnya sebesar US$127,86 juta. Pendapatan perseroan turun 26,34% menjadi US$749,70 juta pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya US$593,39 juta.

Perseroan mencatakan kenaikan pendapatan kontrak dan jasa menjadi US$738,06 juta pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya US$552,26 juta. Penjualan batu bara perseroan turun menjadi US$11,63 juta pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya US$41,12 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Program Satu Juta Rumah BTN Telah Capai 72%

      NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali menggelar ajang penghargaan bertajuk BTN Property…

Komitmen BTN Sukseskan Program Satu Juta Rumah - Gelar Property Award 2018

Lagi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar ajang penghargaan bertajuk BTN Property Award 2018. Ajang apresiasi bagi para pelaku…

Adi Sarana Armada Beli 2.900 Armada Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) terus melakukan peremajaan armada. Dimana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Puncak BUMN Hadir Untuk Negeri - 5000 Peserta Ikuti BTN Funwalk di Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar kegiatan jalan  santai atau funwalk di kota Bengkulu. Kegiatan ini merupakan rentetan kegiatan…

Intiland Bukukan Pendapatan Usaha Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil membukukan pendapatan usaha di semester pertama 2018 sebesar Rp1,8…

Adi Sarana Armada Beli 2.900 Armada Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) terus melakukan peremajaan armada. Dimana…