Komitmen Ancol Menjadi Bagian Keluarga Indonesia

Tawarkan Konsep Wisata Edutaiment

Kamis, 16/05/2013

NERACA

Jakarta – Persaingan ketat bisnis wisata hiburan saat ini menuntut pengelola untuk kreatif memberikan nuansa baru, inovatif dalam menghadirkan arena baru dan tentunya kenyamanan bagi pengunjungnya. Namun kehadiran para pemain baru bisnis hiburan di tanah air dan termasuk di Jakarta, disambut baik oleh PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) karena akan memberikan altenatif hiburan bagi masyarakat luas.

Kendatipun demikian, munculnya pemain baru di bisnis ini juga menjadi tantangan bagi Ancol agar tetap eksis sebagai tujuan wisata masyarakat di utara Jakarta. Namun seiring berjalannya waktu, minat masyarakat mengunjungi wisata Ancol terus bertambah tiap tahunnya. Tercatat di tahun 2011, pengunjung Ancol mencapai 14, 35 juta, bertambah menjadi 15 juta pengunjung di tahun 2012. Tahun ini pengelola Ancol menargetkan kenaikan jumlah pengunjung mencapai 15,5 juta orang. Targetnya di tahun 2013 ialah naik sekitar 500 ribu pengunjung.

Meningkatnya jumlah pengunjung ke Ancol, menjadi gambaran jelas bahwa Ancol sebagai ikon wisata DKI Jakarta belum lekang dimakan zaman dan Ancol hingga kini, masih menjadi magnet wisata masyarakat Jakarta khususnya dan masyarakat luas umumnya. Banyak alasan masyarakat tidak bosan berkunjung ke Ancol mulai karena dinilai sebagai wisata terpadu yang terbesar di Asia Tenggara, memiliki ciri khas sebagai wisata Indonesia karena selalu menghadirkan budaya-budaya nusantara, kemudian tempatnya tidak hanya memiliki tiga theme park yang terkenal Dunia Fantasi, Gelanggang Samudra, dan Atlantis Water Adventure. Tapi ada banyak hal lain yang unik di Ancol Taman Impian. Mulai dari program penghijauan dan go green, Ocean Ecopark, edutainment, wisata seni dan budaya, Ancol Beach City Life Style Mall dan masih banyak hal menarik lainnya.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA), Budi Karya Sumadi mengatakan, eksistensi Ancol Taman Impian sebagai kawasan wisata terpadu dan terbesar di Asia Tenggara saat ini menjadi salah satu tujuan wisata pilihan kelas dunia, “Sebagai sebuah kawasan wisata terpadu, Ancol tidak hanya menjadi tempat wisata semata melainkan pula sebagai tujuan rekreasi yang edukatif,”ujarnya.

Komitmen Ancol menghadirkan wisata menarik tidak hanya puas dengan terus menghadirkan wahana baru, namun bagaimana memberikan dampak positif bagi pengunjungnya dengan serius menghadirkan wisata edukasi. Pasalnya, konsep wisata menarik dalam memberikan tontonan berkualitas, inspiratif dan menggugah untuk dinikmati oleh setiap orang kini menjadi tuntutan. Menjawab kebutuhan pasar akan wisata edukasi, Ancol menghadirkan Ocean Ecopark, “Ancol Ocean Ecopark menjawab kebutuhan masyarakat akan wisata edukasi alam terbuka di Jakarta,”kata Budi Karya Sumadi.

Menurutnya, tujuan hadirnya wisata edukasi dimaksudkan agar pengunjung bisa mengetahui bagaimana menghargai budaya, menghargai alam, bersahabat dengan ragam satwa termasuk mengenal harta yang tersembunyi dalam negeri bahari ini. Nantinya, Ancol Ocean Ecopark mengusung konsep green lifestyle sebagai sarana pendidikan lingkungan hidup yang terbagi menjadi empat tema berbeda, yakni Eco Energy, Eco Care, Eco Nature dan Eco Art.

Sebelumnya, wisata edukasi Ancol sudah menghadirkan wahana Seaworld yang mengajarkan anak-anak tentang berbagai macam jenis ikan di dunia. Sedangkang wisata edukasi bidang maritime, Ancol menghadirkan wahana Ocean Dream Samudra (ODS). Secara konsep di ODS Ancol Taman Impian mengusung tema edutainment, dan selain berwisata ada juga tempat untuk belajar. Fokus di ODS Ancol belajar tentang kelautan, seperti melihat behind the scene dari satwa laut.

Kini untuk memperlengkap Ancol sebagai wisata edukasi, juga menghadirkan Ocean Ecopark. Di Ecopark menawarkan beragam wahana mulai dari Fantastique Show, Outboundholic, sampai Green Mission Paintball. Selain itu, pengunjung juga dapat mengenali beragam tanaman yang sudah sangat langka di Indonesia maupun dunia. Pasalnya, disana pengunjung dapat menjumpai pohon mahoni, eboni, trembesi, dan pohon lainnya.

Hiburan Berkualitas

Kata Budi, Ancol Ocean Ecopark diharapkan menjadi tujuan wisata edukasi yang memberikan banyak pengalaman pembelajaran berharga bagi pengunjungnya. “Ancol Ocean Ecopark akan menjadi sebuah social benefit bagi masyarakat karena di dalamnya terdapat sarana rekreasi yang mendidik mengenai flora dan fauna yang selama ini sangat minim ditemukan dalam sebuah kawasan wisata di DKI Jakarta,”tandasnya.

Komitmen Ancol menjadi wisata edukasi memiliki misi yang mulia. Dimana hal ini akan dapat menambah pengetahuan para pengunjung, terutama anak-anak. Karena Ancol adalah sebuah kawasan wisata yang juga mampu membangun daya kognitif siswa untuk lebih terampil dalam menambah kemampuan mengingat, memahami, menerapkan serta menciptakan daya kretifitas.

Hal senada juga disampaikan Direktur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol Winarto, kehadiran Ecopark akan sangat bermanfaat bagi kepentingan pendidikan, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda akan arti pentingnya memelihara lingkungan dan menjaga kekayaan keragaman hayati Indonesia. “Ecopark yang ditata dengan konsep memperkaya elemen natural akan menjadi salah satu jendela bagi masyarakat perkotaan tentang potensi keragaman hayati Indonesia. Selama ini mungkin sebagian besar masyarakat perkotaan kurang bersentuhan akan hal – hal yang terkait dengan keragaman hayati ini sehingga tidak begitu mengetahui arti potensi kekayaan alam Indonesia, dan kehadiran Ecopark antara lain bertujuan itu untuk meningkatkan kesadaran akan kekayaan nasional tersebut,”tuturnya.

Kemudian untuk wisata edukasi nasionalisme Ancol, membangun Wahana Museum Vitual, di mana, semua peristiwa sejarah perjalanan bangsa sejak era perjuangan raja-raja melawan kolonialisme hingga sejarah Indonesia modern akan ditampilkan dalam Teater 4 Dimensi dan Teater Simulator, sehingga pengunjung dapat memerankan diri terlibat dalam cerita-cerita epos besar itu.Terobosan ini mendorong anak usia sekolah bakal berbondong-bondong meniajadikan Ancol wisata pendidikan.

Rupanya, keseriusan Ancol menjadi wisata edukasi mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah DKI Jakarta yang juga pemegang saham mayoritas. Dukungan tersebut disampaikan langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menginginkan kawasan Ancol sebagai pusat pendidikan. Kata Ahok, Ancol selain tempat wisata juga akan dijadikan sebagai pusat pendidikan, “Kami ingin Ancol buat suatu program pelatihan,"ujarnya.

Kedepan, Ancol sebagai wisata edukasi diharapkan bisa menjadi filter terhadap derasnya budaya asing. Oleh karena itu, hiburan dan wahana baru yang dihadirkan harus berakar kepada kebudayaan Indonesia dan tentunya hal ini bisa mempertahankan Ancol sebagai ikon Indonesia yang nyaman untuk tempat rekreasi.