MNC Investasikan Rp1 Triliun Bangun Tiga Gedung

NERACA

Jakarta- MNC Group mengaku serius melakukan pengembangan proyek untuk membangun tiga gedung media televisi secara terintegrasi yaitu Global TV, RCTI, MNC TV di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Perusahaan menginvestasikan dana sebesar Rp1 triliun untuk menyukseskan pembangunan gedung tersebut yang ditargetkan selesai pada 2014,”Investasi untuk pembangunan tiga gedung ini sebesar Rp1 triliun. Adapun yang pertama dibangun adalah Gedung Global TV yang telah dibangun sejak kuartal IV-2011, kemudian akan diikuti oleh gedung tv lainnya,” kata CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, gedung Global TV dibangun seluas 5.885 m2 dengan tinggi 20 lantai. Penggunaan gedung tersebut seluruhnya akan digunakan untuk kebutuhan internal tv, antara lain akan diisi untuk bagian penunjang media dan fasilitas hiburan seperti restoran, kafe maupun fitness center.

Luas lahan yang dimiliki MNC di Kebon Jeruk, lanjut dia, yaitu seluas 11 hektare (ha).Pengembangan proyek MNC yang dikembangkan oleh MNC Land di wilayah ini akan difokuskan pada divisi entertainment. Sementara untuk divisi news akan berpusat di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Pada tahun ini, perseroan optimistis target pertumbuhan pendapatan sebesar 22%. Diproyeksikan, pertumbuhan akan meningkat sinergis dengan laba sebelum pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) di kisaran 42%-43%. Sepanjang tahun 2012, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) memiliki kinerja yang memuaskan dibandingkan tahun lalu dengan pencapaian iklan sebanyak 40%. Sementara untuk drama menghasilkan iklan terbesar dan market share mencapai sebesar, 61%.

Laba bersih perseroan di 2012 sebesar Rp1,61 triliun dengan EBITDA sebesar Rp2,36 triliun. Tercatat pendapatan iklan di tahun lalu cukup baik dengan pertumbuhannya sebesar 21% dari tahun sebelumnya atau melebihi pasar sebesar 16%. Perseroan mencatat membukukan pendapatan konsolidasi pada tahun 2012 tumbuh 13% menjadi Rp6,09 triliun dibandingkan Rp5,39 triliun pada tahun lalu dan EBITDA tumbuh 38% pada tahun 2012.

Disebutkan, RCTI tetap mempertahankan posisinya sebagai TV nomor satu di Indonesia dengan rata-rata pangsa pasar pemirsa sebesar 17,6%. Pencapaian yang cukup positif juga dicatatkan MNCTV yang meningkatkan pangsa pasar menjadi 15% pada tahun 2012 dari 10,4% pada tahun 2011 dan berhasil menjadi TV peringkat kedua berdasarkan rata-rata rating bulanan. (lia)

BERITA TERKAIT

Rampungkan Rights Issue - Glencore Akuisisi Saham CITA Rp 1,19 Triliun

NERACA Jakarta – Di tengah melorotnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring dengan sentien virus…

Bentuk Manajemen Baru - Saham AISA Dipastikan Tidak Didelisting

NERACA Jakarta – Resmi terbentuknya manajemen baru pasca tersandung masalah hukum hingga berujung suspensi saham yang berkepanjangan, kini manajemen PT…

Gelar Rights Issue - Bank Banten Bidik Dana di Pasar Rp 1,2 Triliun

NERACA Jakarta – Masih negatifnya kinerja keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS), tidak menyurutkan rencana aksi korporasi perseroan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Stimulus Sektor Perumahan Buat KPR Subsisi Makin Subur

Stimulus di sektor perumahan yang disuntikkan pemerintah sebagai obat antisipasi terhadap dampak penyebaran virus corona dinilai akan menjadi bantalan efektif…

Mudahkan Pengembang Cari Modal - DPD REI DKI Targetkan Lima Anggotanya IPO

NERACA Jakarta –Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta mengajak anggotanya yang merupakan perusahaan pengembang…

Ketatnya Kompetisi Pasar Mobil - Pendapatan Astra Internasional Terkoreksi Tipis 1%

NERACA Jakarta – Tahun 2019 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi bisnis PT Astra Internasional Tbk (ASII). Pasalnya, sentimen melorotnya…