Banyak Mahasiswa Salah Ambil Jurusan

Tes minat dan bakat yang selama ini ada belum bisa menjawab kebutuhan dari calon mahasiswa. Pasalnya, kualitas sistem tes minat dan bakat yang ada di sekolah masih minim. Selain itu, pengenalan program studi Perguruan Tinggi (PT) saat di Sekolah Menengah Atas (SMA) juga dinilai masih sangat dangkal.

Tak ayal, anggapan keliru memilih jurusan masuk ke perguruan tinggi seringkali berubah menjadi \\\"mitos\\\" yang akhirnya malah lebih dipercaya kebenarannya meski acapkali tidak didasarkan sebuah fakta. Alhasil, banyak mahasiswa yang merasa jika dirinya salah dalam memilih jurusan. Sebuah survei menyebutkan lebih dari 50% mahasiswa ternyata merasa salah memilih jurusan di PT.

Dari hasil penelitiannya dengan mewawancara 50 responden, Country Manager La Trobe University (Australia), Ina Liem mengatakan, lebih dari 50% mengaku salah memilih jurusan di perguruan tinggi. Mereka merasa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan minat dan bakatnya sehingga tidak berkembang dan sulit mengikuti pelajaran.

Lebih lanjut Ina menuturkan, ada anggapan bahwa sarjana matematika hanya bisa bekerja sebagai guru dan atau lowongan pekerjaan terbatas lainnya karena anggapan matematika masuk kategori ilmu murni bukan ilmu terapan. Tidak heran bila peminat ke jurusan ilmu-ilmu murni dari tahun ke tahun menunjukkan angka yang relatif kecil.

\"Banyak jurusan yang kemudian menjadi sepi peminat karena banyak siswa yang tidak tahu peluang berkarya di bidang itu ternyata sangat besar dan bagus. Jurusan matematika, misalnya, tidak harus menjadi guru,\" tambahnya.

Menurut Ina, salah satu penyebab utamanya adalah minimnya informasi yang diterima siswa mengenai program-program studi yang ada di perguruan tinggi dan juga bagaimana prodi tersebut memiliki peluang kerja yang baik.

“Siswa harus sudah diberi pengenalan pada minat dan bakatnya sejak masih duduk di SMU. Jadi pada saat nantinya mereka kuliah, sudah tidak perlu lagi belajar dari awal. Hanya tinggal melanjutkan,” imbuh dia.

BERITA TERKAIT

Nilai Transaksi Harian Sepekan Tumbuh 1,24% - Banyak Diburu Investor Lokal

NERACA Jakarta - Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan kemarin ditutup dengan peningkatan sebesar 0,43% ke level…

Sektor Perikanan Dapat Ambil Peluang Perang Dagang AS-China - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Pengamat perikanan Abdul Halim mengharapkan Indonesia dapat mengambil peluang dari sektor perikanan menyusul terimbasnya sektor perikanan China…

Usaha Kecil Disebut Serap Paling Banyak Pekerja

NERACA Jakarta – Survei Organization of Economic Cooperation Development (OECD) menunjukkan sektor usaha kecil dan menengah (UKM) menyerap paling banyak…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Pegawai Kemenkop dan UKM Lakukan Aksi Galang Dana Untuk Korban Bencana

Pegawai Kementerian Koperasi dan UKM melakukan aksi penggalangan dana bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.…

Presiden Setujui Pendirian Universitas Persis

      Presiden Joko Widodo menyetujui pendirian Universitas Persis sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia (SDM) agar…

Pertimbangan Orangtua Agar Anak Sekolah Di Luar Negeri

      Secara rutin setiap tahun HSBC, melakukan survei global terkait dalam bidang pendidikan dalam "The Value of Education,…