Wamenperin “Provokasi” Sulteng Maksimalkan Rotan

NERACA

Palu - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Alex Retraubun \"memprovokasi\" masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Palu, agar meningkatkan pengolahan dan pemanfaatan rotan, karena komoditas kehutanan unggulan daerah itu dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

\"Sebagai penghasil rotan terbesar di Indonesia, Sulteng memiliki posisi kuta untuk menjadikan rotan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu saya “memprovokasi” masyarakat di sini, baik dunia usaha maupun pemerintah dan masyarakat agar lebih giat dan inovatif mengolah rotan,\" kata Alex di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (14/5).

\"Provokasi\" yang dimaksud Wamenperin adalah untuk mendorong dan memberi semangat kepada masyarakat Sulteng untuk mengolah rotan menjadi produk-produk mebel dan lain-lain yang bernilai ekonomi lebih tinggi. Produk-produk rotan tersebut bisa diserap pasar dalam negeri maupun ekspor.

Pada peluncuran itu, Alex Retraubun, menyerahkan secara simbolis sepasang meja dan kursi belajar terbuat dari rotan kepada Wali Kota Palu Rusdy Mastura, sebagai bagian dari pemberian bantuan 400 meja dan 800 kursi belajar kepada 13 sekolah dasar (SD) di Palu.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, mengatakan bahwa sejumlah sekolah yang ada di Palu masih membutuhkan tambahan meja dan kursi yakni 2.400 meja dan 4.800 kursi, dan untuk itu gubernur meminta agar Kementerian Perindustrian bisa membantu pengadaannya.

Alex Retraubun menanggapi pernyataan gubernur itu dengan mengatakan akan membahasnya di Jakarta. Pada peluncuran itu Alex Retraubun menjelaskan bahwa dalam roadmap peningkatan pemanfaatan rotan telah dikeluarkan aturan yang melarang ekspor bahan baku rotan mulai 2011. \"Dampaknya terjadi peningkatan nilai ekspor produk rotan dari US$151 juta pada 2011 menjadi US$202 juta di 2012. [ardi/ant]

BERITA TERKAIT

Bikin Hari Matcha Nasional, Matchamu Targetkan Produksi 1 Juta Sachet

    NERACA   Jakarta - PT Matchamu Muda Manggala mulai banyak melakukan ekspansi bisnis di industri makanan dan minuman.…

Kasus Chuck Dianggap Prestasi, Jaksa Agung Burhanuddin Disebut Halalkan Kriminalisasi Jaksa

  NERACA Jakarta - Jaksa Agung ST Burhanuddin dinilai masih belum bisa membedakan mana kasus kriminalisasi dan kasus murni korupsi…

PDIP Arahkan Indonesia jadi Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi

NERACA Jakarta - Rapet Kerja Nasional (Rakernas) pertama PDI Perjuangan 2020 telah selesai diselenggarakan yang dirangkai dengan peringatan HUT PDI…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Jamin Biodiesel B30 Tidak Pengaruhi Mesin

    NERACA   Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjamin pemanfaatan biodiesel dengan campuran nabati 30…

Kesepakatan Perang Dagang AS - China Berikan Kepastian

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kesepakatan perdagangan awal yang ditandatangani Amerika Serikat (AS)…

Reformasi Birokrasi dan Omnibus Law Terwujud, Pertumbuhan Ekonomi Melesat

  NERACA   Jakarta - Perlambatan ekonomi dunia masih menjadi perhatian. Ekonom Bank Dunia menilai perlambatan ekonomi global semakin meluas dan…