Lampung Gelontorkan Rp58,5 Miliar - Gelar PPIP

NERACA

Jakarta - Provinsi Lampung menggelar Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Tahun Anggaran 2013 di 234 desa sasaran dengan nilai alokasi dana Rp58,5 miliar. “Kunci sukses program ini adalah persamaan persepsi para pelaku untuk kelangsungan dan keberlanjutan program,” kata Kepala Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung Erwin Hamdani belum lama ini. Dana sebesar Rp58,5 miliar tersebut akan dialokasikan untuk 234 desa sasaran yang tersebar di 94 kecamatan di 12 kabupaten. Dua belas kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Timur , Lampung Barat, Way kanan, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Kabupaten Tanggamus, Pesawaran, dan Pringsewu.

Sementara itu, PPK Pembinaan Pembangunan Infrastruktur Perdesaan Provinsi Lampung Deva Kurniawan Rahmadi mengatakan PPIP merupakan salah satu program penguatan yang berada di bawah payung PNPM Mandiri. Maka dari itu pelaksanaan program perlu dilihat tidak hanya dari sisi infrastrukturnya, tetapi juga dari sisi pemberdayaan masyarakat, penyiapan masyarakat, proses perencanaan partisipatif. “PPIP juga harus dilihat dari penyusunan Usulan Prioritas Desa (UPD), Penyusunan Rencana Kegiatan Masyarakat (RKM), pelaksanaan pembangunan fisik dan pasca pelaksanaan. Proses pemberdayaan yang dilakukan diharapakan dapat menjaring pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelas Deva.

Seperti diketahui, PPIP adalah kegiatan di Direktorat Pengembangan Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang memfokuskan pada perdesaan dengan kemajuan infrastruktur diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat di daerah tersebut. PPIP dimulai pada tahun 2007 untuk menciptakan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, baik secara individu maupun kelompok melalui partisipasi dalam memecahkan berbagai permasalahan yang terkait kemiskinan dan ketertinggalan desanya sebagai upaya meningkatkan kualitas kehidupan, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Program ini berbasis pemberdayaan di bawah payung PNPM Mandiri, yang bantuannya meliputi fasilitasi dan memobilisasi masyarakat dalam melakukan identifikasi permasalahan kemiskinan, menyusun perencanaan dan melaksanakan pembangunan infrastruktur desanya. Lokasi PPIP tersebar di 29 provinsi, dengan sasaran lokasi mengikuti ketetapan SK Menteri PU. Dalam pelaksanaannya, PPIP akan terus meningkatkan kualitas pemberdayaan masyarakat dan peran stakeholder dalam pelaksanaan program. [iqbal]

BERITA TERKAIT

Milad Seabad, TK ABA Gelar Berbagai Kegiatan

Milad Seabad, TK ABA Gelar Berbagai Kegiatan  NERACA Jakarta - Di usianya yang kini mencapai Satu Abad (1919 – 2019),…

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun - Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar NERACA Depok - ‎DPRD…

BPPT Kumpulkan PNBP Mencapai Rp100 miliar

  NERACA Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Pusat Layanan Teknologi (Pusyantek) telah melampaui target Penerimaan Negara…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Anggaran untuk Pembangunan Infrastruktur Naik 4,9%

  NERACA Jakarta - Pemerintah berencana untuk menggelontorkan anggaran infrastruktur dari APBN 2020 sebesar Rp419,2 triliun atau meningkat 4,9 persen…

Manipulasi Perintah Hakim, Jaksa Agung Dinilai Abaikan Larangan Presiden

  NERACA Jakarta - Pada pidato Sidang Tahun DPR/MPR 16 Agustus kemarin, Presiden Joko Widodo menginginkan tidak adanya ego sektoral…

Anggaran Pindah Ibukota Tak Masuk APBN 2020

  NERACA Jakarta -  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah belum mengandalkan belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan…