Tingkatkan Minat Baca Pelajar Indonesia

Perpustakaan Keliling

Sabtu, 18/05/2013

Berawal dari kegelisahan akan menurunnya minat baca di kalangan pelajar, Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (BAPUSIPDA) Jawa Barat bekerjasama dengan Singapore International Foundation (SIF) berinisiatif memberikan perpustakaan keliling plus bagi para pelajar di Bandung. Secara teratur, perpustakaan keliling yang membawa ratusan buku Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia ini mengunjungi 15 sekolah di Kota kembang tersebut.

“Kami berharap bahwa program ini akan mendorong perusahaan untuk melakukan program-programCorporate Social Responsibility(CSR) di sektor pendidikan, khususnya layanan perpustakaan dan membaca,” imbuh Kepala BAPUSIPDA, Enny Heryani Ratnasari Soebari.

Baca juga: Tingkatkan Perekonomian Nelayan Melalui Budidaya Rumput Laut

Melalui programWords on Wheels(WOW Bandung), minat baca pada pelajar-pelajar di Kota Bandung dapat ditumbuhkan dengan cara-cara positif dan kreatif. Terbukti, sejak digulirkan pada 27 September 2012 lalu, dalam 8 bulan saja program WOW Bandung telah menunjukan pencapaian yang sangat menggembirakan. Ini terlihat dari banyaknya para pelajar yang antusias untuk membaca dan meminjam buku.

Beberapa waktu yang lalu sebanyak sembilan relawan dari SIF kembali datang untuk berbagi pengalaman mereka dengan anak-anak SD dan SMP di Kota Bandung. Para relawan berbagi cerita, mendongeng dan memberi games interaktif kepada anak-anak.Tak ayal, sebuah program inisiatif untuk menumbuhkan minat baca anak ini ternyata disambut hangat oleh para pelajar.

Baca juga: JR. NBA Indonesia Lakukan Rangkaian School Clinic

Para siswa-siswi segera mengerumuni mobil perpustakaan keliling dan pustakawan, karena mereka berebutan untuk membaca buku-buku terbaru. Inne Wijaksana, seorang pustakawan BAPUSIPDA yang bertugas mengaku sedikit kewalahan karena respon dari para siswa-siswi ini. Tapi dari sinar matanya, dia tampak senang dengan antusiasme dari para siswa-siswi ini.

“Setiap kali kami mengunjungi, saya tersentuh melihat antusias mereka untuk membaca dan meminjam lebih banyak buku. Saya berharap program ini akan menjangkau lebih banyak sekolah di masa depan karena program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kebiasaan membaca anak-anak dan pengetahuan mereka,” ujar Inne.

Baca juga: L'Oréal Indonesia Raih Dua Penghargaan - Global CSR Summit 2015

Terlepas dari program untuk anak-anak sekolah, para relawan spesialis dari Singapura telah menyediakan pelatihan keterampilan khusus bagi para pustakawan BAPUSIPDA. Lebih dari dua tahun dan enam kunjungan pelatihan, para relawan dari Badan Perpustakaan Nasional (National Library Board/NLB) Singapura juga berbagi pengalaman mereka dalam mengelola perpustakaan kepada 50 pustakawan Indonesia dalam upaya untuk memperkuat layanan perpustakaan bagi masyarakat Jawa Barat.

Para relawan akan bekerja dengan para staf dan pustakawan BAPUSIPDA untuk merancang program membaca untuk meningkatkan kebiasaan membaca masyarakat Indonesia. Sejak tahun 1992, SIF telah menempatkan lebih dari 700 tenaga profesional Singapura sebagai relawan untuk melatih rekan-rekan mereka dari Indonesia dalam berbagai bidang seperti pendidikan bahasa Inggris, obat-obatan, perawatan lansia, kesehatan kerja, rekonstruksi tsunami dan pengobatan keluarga.

Baca juga: Pemagangan, Upgrade Kualitas SDM Indonesia Hadapi MEA