Tingkatkan Minat Baca Pelajar Indonesia - Perpustakaan Keliling

Berawal dari kegelisahan akan menurunnya minat baca di kalangan pelajar, Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (BAPUSIPDA) Jawa Barat bekerjasama dengan Singapore International Foundation (SIF) berinisiatif memberikan perpustakaan keliling plus bagi para pelajar di Bandung. Secara teratur, perpustakaan keliling yang membawa ratusan buku Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia ini mengunjungi 15 sekolah di Kota kembang tersebut.

“Kami berharap bahwa program ini akan mendorong perusahaan untuk melakukan program-programCorporate Social Responsibility(CSR) di sektor pendidikan, khususnya layanan perpustakaan dan membaca,” imbuh Kepala BAPUSIPDA, Enny Heryani Ratnasari Soebari.

Melalui programWords on Wheels(WOW Bandung), minat baca pada pelajar-pelajar di Kota Bandung dapat ditumbuhkan dengan cara-cara positif dan kreatif. Terbukti, sejak digulirkan pada 27 September 2012 lalu, dalam 8 bulan saja program WOW Bandung telah menunjukan pencapaian yang sangat menggembirakan. Ini terlihat dari banyaknya para pelajar yang antusias untuk membaca dan meminjam buku.

Beberapa waktu yang lalu sebanyak sembilan relawan dari SIF kembali datang untuk berbagi pengalaman mereka dengan anak-anak SD dan SMP di Kota Bandung. Para relawan berbagi cerita, mendongeng dan memberi games interaktif kepada anak-anak.Tak ayal, sebuah program inisiatif untuk menumbuhkan minat baca anak ini ternyata disambut hangat oleh para pelajar.

Para siswa-siswi segera mengerumuni mobil perpustakaan keliling dan pustakawan, karena mereka berebutan untuk membaca buku-buku terbaru. Inne Wijaksana, seorang pustakawan BAPUSIPDA yang bertugas mengaku sedikit kewalahan karena respon dari para siswa-siswi ini. Tapi dari sinar matanya, dia tampak senang dengan antusiasme dari para siswa-siswi ini.

“Setiap kali kami mengunjungi, saya tersentuh melihat antusias mereka untuk membaca dan meminjam lebih banyak buku. Saya berharap program ini akan menjangkau lebih banyak sekolah di masa depan karena program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kebiasaan membaca anak-anak dan pengetahuan mereka,” ujar Inne.

Terlepas dari program untuk anak-anak sekolah, para relawan spesialis dari Singapura telah menyediakan pelatihan keterampilan khusus bagi para pustakawan BAPUSIPDA. Lebih dari dua tahun dan enam kunjungan pelatihan, para relawan dari Badan Perpustakaan Nasional (National Library Board/NLB) Singapura juga berbagi pengalaman mereka dalam mengelola perpustakaan kepada 50 pustakawan Indonesia dalam upaya untuk memperkuat layanan perpustakaan bagi masyarakat Jawa Barat.

Para relawan akan bekerja dengan para staf dan pustakawan BAPUSIPDA untuk merancang program membaca untuk meningkatkan kebiasaan membaca masyarakat Indonesia. Sejak tahun 1992, SIF telah menempatkan lebih dari 700 tenaga profesional Singapura sebagai relawan untuk melatih rekan-rekan mereka dari Indonesia dalam berbagai bidang seperti pendidikan bahasa Inggris, obat-obatan, perawatan lansia, kesehatan kerja, rekonstruksi tsunami dan pengobatan keluarga.

BERITA TERKAIT

Menkes Minta Perempuan Tingkatkan Pengetahuan Tentang Gizi

Menteri Kesehatan Nila Moeloek meminta para perempuan khususnya kepada para ibu untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi guna mencegah terjadinya kasus…

Honda Kuasai 53 Persen Pasar Hatchback di Indonesia

Honda menguasai pasar hatchback di Indonesia sebesar 53 persen melalui penjualan mobil Honda Jazz dan Honda Civic Hatchback. Honda Jazz…

Jakarta Garden City Raih Penghargaan PropertyGuru Indonesia Property Awards 2017

Jakarta Garden City Raih Penghargaan PropertyGuru Indonesia Property Awards 2017  NERACA Jakarta - Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City…

BERITA LAINNYA DI CSR

Jangkau Luas Rumah Layak Huni - Lagi, Yayasan Intiland Gandeng Habitat

Melanjutkan kesuksesan dalam menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu, perusahaan properti PT Intiland Development Tbk, melalui Yayasan…

Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu - Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

Menaklukan Soal Matematika - Siswa di Daerah Pun Kini Lebih Percaya Diri

Percaya atau tidak, terkadang sumpah serapah ada kalanya bisa menjadi kenyataan. Hal inilah yang menggambarkan pengalaman Adit, guru privat di…