Arwana Bagikan Dividen Rp 40 Persaham

NERACA

Jakarta - Perusahaan produsen keramik, PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) mengumumkan bahwa pembayaran dividen tunai sebesar Rp73,41 miliar atau sebesar Rp40 per saham akan segera dilaksanakan pada 20 Juni 2013.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (14/5). Perseroan telah menetapkan jadwal untuk Cum dan Ex dividen tunai di pasar negosiasi dan pasar reguler pada 31 Mei dan 3 Juni 2013, serta Cum dan Ex dividen tunai di pasar tunai pada 5 dan 7 Juni 2013.

Adapun pembayaran dividen tersebut akan dilakukan kepada para pemegang saham yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham perseroan pada 5 Juni 2013 hingga pukuk 16:00 WIB. Selain itu, kepada pemegang saham yang telah melakukan konversi saham-sahamnya, dividen akan dikreditkan ke dalam rekening efek perusahaan efek atau Bank Kustodian di KSEI.

Sebagai informasi, perseroan bukukan penjualan bersih pada kuartal pertama 2013 tumbuh 37% menjadi Rp 348,6 miliar dibandingkan priode yang sama tahun lalu. Corporate Secretary PT Arwana Citramulia Tbk, Rudi Sujanto, pernah bilang, penjualan bersih perseroan naik karena didukung oleh inovasi produk, penyesuaian harga jual dan peningkatan volume penjualan sebesar 17%.

Dia juga menambahkan, pertumbuhan penjualan bersih yang dicapai Arwana diiringi dengan efisiensi biaya produksi dan beban usaha yang minimum memperbaiki margin laba usaha yang naik menjadi 25%. Perbaikan margin laba ini, meningkatkan laba bersih yang naik 123% pada Q1 2013 menjadi Rp 67,7 miliar.

Saat ini perseroan sedang memaksimalkan pembiayaan untuk pabrik ke kempat di Palembang yang membutuhkan dana Rp 200 miliar dan saat ini sudah menyerap Rp 70 miliar. Nantinya pabrik di Palembang ini akan memproduksi keramik 20 juta m2 yang dibagi menjadi tiga tahap produksi yaitu 8 juta m2 pada tahap pertama dan 6 juta m2 pada tahap dua dan tiga. (bani)

BERITA TERKAIT

Rampungkan Penyelidikan Nara Hotel - BEI Berharap Keputusannya Adil dan Objektif

NERACA Jakarta – Gagalnya pencatatan saham perdana PT Nara Hotel International Tbk lantaran adanya aduan investor terkait kejanggalan penjatahan saham…

Pasar IPO di Semester Pertama Masih Positif

NERACA Jakarta – Potensi pasar initial public offering (IPO) di dalam negeri masih memiliki prospek positif di tengah ketidakpastian ekonomi…

Khawatiran Virus Corona Menghantui IHSG

NERACA Jakarta –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore kemarin, ditutup terkoreksi di tengah kekhawatiran…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Ombudsman: Saham PGN Turun Rugikan BPJS Ketenagakerjaan

Harga saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN sempat terkoreksi akibat adanya wacana penurunan harga gas industri.…

Sengketa Dengan Geo Dipa Energi - Kuasa Hukum BGE : Ada Penyalahgunaan Kewanangan Pejabat KPK

Terkuaknya surat keterangan permohonan klarifikasi kepada Bank HSBC Indonesia yang diterbitkan oleh Deputi bidang Penindakan Komisi Pemberantasa Korupsi, Pahala Nainggolan,…

Sistem ERP SystemEver Pacu Bisnis Distribusi Alkes

Perusahaan distribusi alat kesehatan (Alkes) memegang peranan yang krusial di era industri 4.0. Tantangan mereka bukan hanya menjawab kebutuhan layanan…