Jakarta Jadi Pasar Penjualan Terbesar Semen Indonesia - Triwulan Pertama Tumbuh 8,6%

NERACA

Jakarta – Melesatnya pertumbuhan bisnis properti dan juga infrastruktur, memberikan dampak positif terhadap permintaan semen sebagai salah satu komponennya. Kondis inilah yang dirasakan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) sebagai produsen semen. Pasalnya, kuartal pertama tahun ini perseroan catatkan penjualan tumbuh 8,6%.

Kepala Biro Perencanaan dan Pemasaran Semen Gresik, Rudi Hartono mengatakan, perseroan mencatatkan penjualan tumbuh 8,6% pada kuartal I tahun ini untuk wilayah Jakarta, Bogor dan Bekasi (Jabotabek), “Pencapaian ini menggambarkan kebutuhan semen masyarakat masih tinggi, “katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (13/5).

Dia menuturkan, pasar Jakarta dan sekitarnya merupakan pasar yang terbesar, market share atau penguasaan pasarnya lebih besar dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain. Secara keseluruhan, penjualan Semen Gresik sampai dengan kuartal I/2013 mencapai 1,149 juta ton pada kuartal I tahun ini atau tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama 2012.

Semen Gresik yang merupakan anggota grup dari PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) juga terus melakukan pengembangan pasar di wilayah ini. Pertumbuhan penjualan ini sesuai dengan ekspektasi perusahaan, “Sampai triwulan pertama, target pemasaran kita growth hingga 8,6%, artinya volume penjualan dengan growth yang kita rencanakan sesuai harapan,\" tandasnya.

Sementara itu, penguasaan pasar Semen Gresik di Jabotabek sekitar 20% dari total pasokan pabrikan yang ada. Sehingga menurut Rudi, untuk pemain-pemain yang belum memiliki pabrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi hal yang cukup menggembirakan. Walaupun Semen Gresik dibantu dengan fasilitas distribusi seperti packing plant dan gudang-gudang yang ada.“Upaya yang akan dilakukan perseroan dalam meningkatkan penjualan di wilayah potensial ini, akan mengutilisasikan fasilitas packing plant yang ada, sehingga fasilitas itu diharapkan bisa maksimum mengeluarkan barang,”paparnya.

Selain itu juga memaksimalkan distribusi semen dari laut. Upaya lainnya dengan memaksimalkan gudang-gudang penyangga dan membina mitra dengan distributor untuk membangun gudang penyangga sebagai jaminan pasokan Semen Gresik ke pasar.

Target Penjualan

Sementara itu, untuk target nasional penjualan PT Semen Indonesia ditargetkan 11,248 juta ton pada tahun ini 2013. Realisasi ini akan tercapai dengan penggabungan penjualan Semen Gresik, Semen Tonasa, dan Semen Padang jika telah memenuhi target yang ditetapkan.

Menurut Kepala Departemen Penjualan PT Semen Indonesia, Ketut Arsa, dirinya optimis akan mencapai target yang didasarkan pada banyaknya proyek-proyek infrastruktur yang direalisasikan pada tahun ini, terutama proyek yang mengacu pada Program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I).“Seperti di wilayah di Pasuruan, berupa realisasi proyek jalan tol dan lainnya. Realisasi proyek tersebut pada gilirannya akan berdampak pada bertumbuhnya kawasan permukiman baru yang dibangun pengembang yang otomatis akan meningkatkan konsumsi semen”, ujar dia.

Target pertumbuhan tahun ini yang dipatok sebesar 10% lebih kecil dari realisasi pertumbuhan penjualan 2012 yang mencapai 14% lebih.“Untuk meningkatkan pertumbuhan ketika angka penjualannya sudah tinggi, tentu lebih sulit bila dibandingkan jika angka penjualan masih belum terlalu tinggi, karena itulah tahun ini kami targetkan realisasi penjualan tumbuh 10%.” Paparnya.

Salah satu cara untuk meningkatkan angka penjualan yaitu dengan menyelenggarakan gathering dengan agen dan distribtur semen, yaitu memberi informasi kepada agen dan distributor semen mengenai program-program yang ditawarkan PT Semen Indonesia, terutama terkait dengan program penjualan. Dengan begitu agen yang memanfaatkan program-program dari PT Semen Indonesia bisa mendongkrak angka penjualan semen yang diproduksi. (nurul)

Related posts